Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Endek Tunjung Ungu Melenggang di BulFest 2026

Kamis, 20 Agustus 2026, 11:43 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/dok Humas Buleleng/Endek Tunjung Ungu Melenggang di BulFest 2026.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Keindahan bunga teratai ungu kini menjelma dalam balutan kain tenun. Ketua Dekranasda Kabupaten Buleleng Ny. Wardhany Sutjidra resmi meluncurkan Endek Tunjung Ungu di Panggung Utama Buleleng Festival (BulFest) 2026, Rabu (19/8).

Peluncuran yang dirangkai dengan peragaan busana bertema "Askara – Wastra Tunjung Ungu" menjadi langkah nyata Dekranasda Buleleng untuk melestarikan sekaligus memodernisasi wastra khas daerah agar semakin dikenal generasi muda hingga dunia fashion.

Peluncuran Endek Tunjung Ungu ditandai secara simbolis dengan pemintalan benang oleh Ketua Dekranasda Ny. Wardhany Sutjidra yang didampingi Ketua Gatriwara Ny. Luh Parmiti Arya dan Ketua DWP Ny. Dewi Suyasa.

Selanjutnya, dilakukan pengalungan syal Endek Tunjung Ungu. Ketua Dekranasda Ny. Wardhany Sutjidra, Ketua Gatriwara Ny. Luh Parmiti Arya, dan Ketua DWP Ny. Dewi Suyasa masing-masing mengalungkan syal kepada Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra, Ketua DPRD Buleleng Ketut Ngurah Arya, dan Sekda Buleleng Gede Suyasa.

Endek Tunjung Ungu Hadir dengan Sentuhan Modern

Kain Endek Tunjung Ungu merupakan persembahan Dekranasda Buleleng bersama para desainer lokal. Keindahan bunga tunjung ungu dituangkan ke dalam motif tenun endek dengan tampilan yang lebih modern, elegan, dan penuh karakter.

Berbagai rancangan busana hasil kreativitas desainer Buleleng kemudian diperagakan di hadapan ratusan masyarakat yang hadir dalam rangkaian BulFest 2026.

Ketua Dekranasda Buleleng Ny. Wardhany Sutjidra mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen Dekranasda untuk terus mendorong pelestarian dan pengembangan wastra lokal.

"Khususnya tenun endek motif tunjung ungu agar semakin dikenal, dicintai, dan mampu berkembang mengikuti tren fashion masa kini," ungkapnya.

Menurutnya, inovasi motif dan desain menjadi penting agar wastra lokal tidak hanya bertahan sebagai warisan budaya, tetapi juga mampu mengikuti perkembangan industri fashion.

Dekranasda Buleleng Dorong Ekosistem Industri Kreatif

Ny. Wardhany juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menciptakan karya-karya busana Endek Tunjung Ungu. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat menambah koleksi motif kain tenun khas Buleleng sekaligus membuka ruang kreativitas bagi para desainer dan perajin lokal.

"Semoga kolaborasi ini dapat semakin memperkuat ekosistem industri kreatif di kabupaten Buleleng," katanya.

Ketua Dekranasda Buleleng kemudian mengajak masyarakat untuk terus bangga menggunakan produk dan wastra lokal Buleleng.

Menurutnya, kecintaan terhadap karya lokal tidak hanya menjadi bagian dari upaya menjaga warisan budaya, tetapi juga dapat membuka peluang ekonomi bagi para perajin dan pelaku usaha.

Melalui panggung Buleleng Festival 2026, kain tenun khas Buleleng dibawa semakin dekat dengan masyarakat, generasi muda, wisatawan, dan tentunya kepada dunia fashion.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: Humas Buleleng



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami