Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Soroti 78 Penumpang Tak Masuk Manifest KMP Putri Yasmin, DPR RI: Wajib Tiket
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Sebanyak 78 penumpang disebut tidak tercatat dalam manifest KMP Putri Yasmin yang mengalami kebakaran di perairan Selat Lombok pada Rabu, 12 Agustus 2026. Persoalan tersebut kembali menjadi sorotan dalam kunjungan kerja anggota Komisi VII DPR RI Bambang Haryo Soekartono ke Pelabuhan Padangbai, Karangasem, Sabtu (22/8/2026).
Bambang menilai sistem pendataan penumpang angkutan penyeberangan perlu diperbaiki agar jumlah penumpang yang berada di dalam kapal dapat diketahui secara pasti, terutama ketika terjadi kondisi darurat.
Menurutnya, sistem yang berlaku saat ini mengacu pada Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 58 Tahun 2003. Aturan tersebut salah satunya dibuat untuk mempermudah proses pembelian tiket angkutan penyeberangan.
“PM ini yang dilaksanakan di seluruh Indonesia untuk angkutan penyeberangan. Ini ketetapan menteri pada waktu dulu dan sampai sekarang masih berlaku,” ujarnya.
Bambang menilai aturan mengenai pendataan penumpang perlu dikaji kembali. Ia mendorong agar seluruh penumpang yang berada di dalam kendaraan wajib memiliki tiket.
Menurutnya, kewajiban tersebut akan membuat jumlah penumpang di dalam kapal tercatat lebih jelas tanpa harus menambah proses pendataan yang terlalu rumit.
Hal terpenting, kata dia, setiap penumpang memiliki tiket yang tercatat dalam sistem sehingga jumlah orang yang berada di kapal dapat diketahui secara pasti.
Selain untuk pendataan, tiket juga berkaitan dengan perlindungan asuransi. Dengan adanya tiket, jumlah penumpang dapat diketahui sehingga proses evakuasi maupun klaim asuransi ketika terjadi kecelakaan dapat dilakukan dengan lebih mudah.
Sistem tiket yang terintegrasi dengan ASDP juga dinilai dapat membantu pihak Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) melakukan pengecekan ulang terhadap jumlah penumpang.
“Yang jual tiket adalah ASDP. Jadi terpadu. Pihak KSOP yang melakukan pengecekan ulang,” katanya.
Dalam data yang disampaikan, terdapat perbedaan antara jumlah penumpang dalam manifest dengan jumlah penumpang yang berhasil dievakuasi.
Manifest KMP Putri Yasmin sebelumnya mencatat sebanyak 138 penumpang. Sementara itu, berdasarkan catatan Basarnas, sebanyak 212 penumpang telah dievakuasi dan empat orang masih dalam pencarian. Dengan demikian, terdapat 78 penumpang yang disebut tidak tercatat dalam manifest kapal.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1423 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1215 Kali
Konsensus Politik Tanpa Musuh Era Prabowo Subianto
Dibaca: 654 Kali
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 556 Kali
Giliran Anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar Terseret Kasus Senpi
Dibaca: 526 Kali
ABOUT BALI
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung