Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
36 Inverter PLTS Bangli Rusak Tersambar Petir
BERITABALI.COM, BANGLI.
Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Dusun Bangklet, Desa Kayubihi, Kabupaten Bangli, mengalami kerusakan serius setelah puluhan inverter tersambar petir. Sebanyak 36 dari total 50 inverter dilaporkan rusak parah, sehingga kini hanya 14 inverter yang masih dapat beroperasi.
Kondisi tersebut berdampak langsung terhadap produksi listrik PLTS sekaligus pendapatan yang diperoleh Pemerintah Kabupaten Bangli dari kerja sama penjualan listrik dengan PLN.
Kepala Bagian Perekonomian Setda Bangli, Kadek Dwi Wahyuni, mengatakan saat seluruh inverter masih berfungsi normal, pendapatan dari PLTS dapat mencapai Rp75 juta hingga Rp90 juta setiap bulan.
Namun, setelah sebagian besar inverter mengalami kerusakan, pendapatan yang dihasilkan mengalami penurunan cukup tajam. Dengan hanya 14 inverter yang masih beroperasi, pendapatan PLTS kini hanya berkisar Rp10 juta hingga Rp15 juta per bulan.
Selain kehilangan sebagian besar kapasitas produksinya, proses perbaikan PLTS juga menghadapi sejumlah kendala. Perangkat yang digunakan merupakan teknologi lama yang telah dipasang sejak 2013, sehingga suku cadang inverter sudah sulit ditemukan di pasaran.
"Kondisi ini membuat Pemkab Bangli harus mencari solusi jangka panjang untuk memulihkan kinerja pembangkit energi surya tersebut," katanya, Kamis (27/06/2026).
Bangli Jajaki Investor untuk Revitalisasi PLTS
Pemerintah Kabupaten Bangli kini menjajaki peluang kerja sama dengan investor dan pihak swasta untuk melakukan revitalisasi PLTS Kayubihi. Selain itu, dukungan dari pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Bali juga diharapkan dapat membantu proses peremajaan teknologi pembangkit tersebut.
Meski pendapatan yang dihasilkan saat ini jauh menurun, Pemkab Bangli menyatakan tetap berkomitmen melakukan perbaikan. Upaya tersebut juga sejalan dengan program pemerintah pusat dalam mendorong pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya sebagai bagian dari upaya mewujudkan swasembada dan kemandirian energi nasional.
Peremajaan teknologi menjadi salah satu langkah yang diharapkan mampu mengatasi persoalan keterbatasan suku cadang sekaligus mengembalikan kapasitas produksi listrik PLTS di Dusun Bangklet.
Dengan dukungan pemerintah serta kerja sama berbagai pihak, PLTS Bangli diharapkan dapat kembali beroperasi secara maksimal dan meningkatkan kontribusinya terhadap pengembangan energi bersih serta energi terbarukan di Bali.
Diharapkan dengan bantuan dan kerjasama berbagai pihak, peremajaan teknologi dapat mengembalikan kinerja PLTS secara maksimal, sehingga bisa memperkuat kontribusi Bangli dalam pengembangan energi bersih dan terbarukan menuju kemandirian energi.
Baca juga:
Bali Petakan Aset Pemprov untuk PLTS 1.400 MW, Pengembangan Terkendala Lahan dan Harga Tanah
Data produksi listrik menunjukkan penurunan yang cukup signifikan. Pada 2013, saat PLTS mulai berdiri dan beroperasi, produksi listrik tercatat mencapai 1.210.013 kWh. Produksi tersebut kemudian mengalami penurunan setiap tahun kurang dari 5 persen.
Namun, kerusakan pada puluhan inverter membuat produksi listrik PLTS kini merosot tajam. Saat ini, produksi listrik tercatat hanya 22.564 kWh.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5653 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4583 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2517 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2184 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2178 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan