Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
PAD Karangasem di APBD Perubahan Ditarget Naik Rp26 Miliar
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Karangasem bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) menyepakati penambahan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp26 miliar dalam APBD Perubahan 2026.
Kesepakatan tersebut dicapai setelah Banggar melakukan pencermatan dan evaluasi terhadap potensi pendapatan daerah dalam rapat kerja bersama TAPD di ruang rapat gabungan DPRD Karangasem, Kamis (3/9/2026).
Dengan tambahan tersebut, target PAD Karangasem yang sebelumnya ditetapkan sebesar Rp511 miliar dalam APBD Induk 2026 diproyeksikan meningkat menjadi sekitar Rp537 miliar.
Ketua DPRD Karangasem I Wayan Suastika mengatakan, angka penambahan tersebut merupakan hasil pembahasan setelah sebelumnya proyeksi kenaikan PAD hanya sekitar Rp24 miliar. Banggar kemudian mendorong agar potensi pendapatan yang masih dapat digali dimaksimalkan.
“Berdasarkan hasil rapat dan pencermatan, pendapatan disepakati meningkat sebesar Rp26 miliar,” kata Suastika.
Menurut Suastika, target tambahan tersebut masih realistis untuk dikejar hingga akhir 2026. Sejumlah sektor seperti retribusi, hiburan, hotel, restoran dan sektor potensial lainnya dinilai masih memiliki ruang untuk meningkatkan kontribusi terhadap PAD Karangasem.
Namun, ia mengakui mengejar tambahan PAD Rp26 miliar dengan waktu tersisa sekitar empat bulan bukan perkara mudah. Optimalisasi pemungutan serta pengawasan di sejumlah sektor menjadi salah satu upaya untuk mencapai target tersebut.
“Memang cukup berat dengan kondisi saat ini. Karena itu, ke depan kita tidak bisa hanya mengandalkan satu sektor untuk mendulang pendapatan. Harus kita cari bersama sektor lain yang memiliki potensi meningkatkan PAD,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala BPKAD Karangasem I Nyoman Siki Ngurah mengatakan realisasi PAD hingga saat ini menunjukkan perkembangan positif pada sejumlah sektor. Beberapa di antaranya berasal dari sektor hiburan, hotel dan restoran.
“Beberapa sektor progresnya cukup bagus seperti sektor hiburan, hotel, restoran dan yang lainnya. Sisa waktu empat bulan ini kami akan upayakan lebih maksimal lagi untuk meningkatkan pendapatan,” kata Siki Ngurah.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5768 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4592 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2551 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2197 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2185 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan