Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




PAD Karangasem di APBD Perubahan Ditarget Naik Rp26 Miliar

Kamis, 3 September 2026, 19:46 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/PAD Karangasem di APBD Perubahan Ditarget Naik Rp26 Miliar.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, KARANGASEM.

Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Karangasem bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) menyepakati penambahan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp26 miliar dalam APBD Perubahan 2026.

Kesepakatan tersebut dicapai setelah Banggar melakukan pencermatan dan evaluasi terhadap potensi pendapatan daerah dalam rapat kerja bersama TAPD di ruang rapat gabungan DPRD Karangasem, Kamis (3/9/2026).

Dengan tambahan tersebut, target PAD Karangasem yang sebelumnya ditetapkan sebesar Rp511 miliar dalam APBD Induk 2026 diproyeksikan meningkat menjadi sekitar Rp537 miliar.

Ketua DPRD Karangasem I Wayan Suastika mengatakan, angka penambahan tersebut merupakan hasil pembahasan setelah sebelumnya proyeksi kenaikan PAD hanya sekitar Rp24 miliar. Banggar kemudian mendorong agar potensi pendapatan yang masih dapat digali dimaksimalkan.

“Berdasarkan hasil rapat dan pencermatan, pendapatan disepakati meningkat sebesar Rp26 miliar,” kata Suastika.

Menurut Suastika, target tambahan tersebut masih realistis untuk dikejar hingga akhir 2026. Sejumlah sektor seperti retribusi, hiburan, hotel, restoran dan sektor potensial lainnya dinilai masih memiliki ruang untuk meningkatkan kontribusi terhadap PAD Karangasem.

Namun, ia mengakui mengejar tambahan PAD Rp26 miliar dengan waktu tersisa sekitar empat bulan bukan perkara mudah. Optimalisasi pemungutan serta pengawasan di sejumlah sektor menjadi salah satu upaya untuk mencapai target tersebut.

“Memang cukup berat dengan kondisi saat ini. Karena itu, ke depan kita tidak bisa hanya mengandalkan satu sektor untuk mendulang pendapatan. Harus kita cari bersama sektor lain yang memiliki potensi meningkatkan PAD,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BPKAD Karangasem I Nyoman Siki Ngurah mengatakan realisasi PAD hingga saat ini menunjukkan perkembangan positif pada sejumlah sektor. Beberapa di antaranya berasal dari sektor hiburan, hotel dan restoran.

“Beberapa sektor progresnya cukup bagus seperti sektor hiburan, hotel, restoran dan yang lainnya. Sisa waktu empat bulan ini kami akan upayakan lebih maksimal lagi untuk meningkatkan pendapatan,” kata Siki Ngurah.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/krs



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami