Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 4 September 2026
DPRD Badung Gelar Rapat Paripurna, Bupati Paparkan Rancangan APBD Perubahan 2026
BERITABALI.COM, BADUNG.
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Badung menggelar rapat paripurna dengan agenda mendengarkan penjelasan Bupati Badung atas penyampaian Rancangan APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Gosana Utama DPRD Badung, Kamis (3/9/2026).
Rapat dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti dengan didampingi para Wakil Ketua. Paripurna ini turut dihadiri oleh Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa serta Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPRD Badung Anom Gumanti menyampaikan komitmennya untuk mendukung pengalokasian anggaran perubahan yang menyasar pembenahan infrastruktur publik di Kabupaten Badung. Meski demikian, pihak legislatif tetap mengingatkan jajaran eksekutif agar pengelolaan anggaran dilakukan secara cermat.
"Di samping itu, kami tetap memberikan saran kepada Bupati agar di dalam pengelolaan keuangan daerah ini betul-betul memperhatikan prinsip kehati-hatian," ucapnya.
Rincian Perubahan Anggaran APBD 2026
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Badung Adi Arnawa memaparkan detail postur anggaran dalam Rancangan Perubahan APBD Tahun 2026. Pendapatan Daerah dirancang sebesar Rp10,5 triliun lebih. Nilai ini mengalami kenaikan sebesar Rp170,1 miliar lebih (1,65%) dibandingkan APBD Induk sebesar Rp10,3 triliun lebih.
Pendapatan Asli Daerah (PAD) dirancang menjadi Rp9,7 triliun lebih, meningkat sebesar Rp181,9 miliar lebih (1,91%) dari APBD Induk yang semula Rp9,5 triliun lebih. Belanja Daerah dirancang naik menjadi Rp13,08 triliun lebih dari APBD Induk sebesar Rp11,5 triliun lebih. Terjadi kenaikan signifikan sebesar Rp1,5 triliun lebih (13,56%).
Komposisi Anggaran dan Prioritas Pembangunan
Bupati Adi Arnawa menerangkan bahwa dalam struktur Rancangan Perubahan APBD 2026, kontribusi PAD terhadap belanja daerah tercatat sebesar 47,21%, sedangkan kontribusi pendapatan transfer terhadap belanja daerah sebesar 6,02%.
Adapun komposisi belanja daerah berdasarkan kelompok belanja dialokasikan sebagai berikut: Belanja Operasi: 47,92%, Belanja Modal: 36,87%, Belanja Tidak Terduga: 0,99%, Belanja Transfer: 14,22%
Pemerintah Kabupaten Badung juga memastikan pemenuhan alokasi wajib (mandatory spending), di mana alokasi anggaran pendidikan ditetapkan sebesar 20,61% dari total belanja daerah. Sementara itu, porsi terbesar diarahkan untuk alokasi anggaran infrastruktur yang mencapai 59,23% dari total belanja daerah.
Editor: Redaksi
Reporter: DPRD Badung
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 2381 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 555 Kali
Kebakaran Gudang Rongsokan Sunset Road Diduga Dipicu Gas
Dibaca: 441 Kali
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Dibaca: 419 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman