Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Ditinggal Berkebun, Rumah Warga Kintamani Terbakar, Kerugian Rp600 Juta

Kamis, 17 September 2026, 19:41 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Ditinggal Berkebun, Rumah Warga Kintamani Terbakar, Kerugian Rp600 Juta.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BANGLI.

Kebakaran menghanguskan sebuah rumah permanen milik I Made Waryasa (47) di Subak Abian Banah Kelod, Banjar Tanah Daha, Desa Sukawana, Kecamatan Kintamani, Bangli, Rabu (16/9/2026) sekitar pukul 16.00 WITA.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian material akibat kebakaran diperkirakan mencapai Rp600 juta.

Kapolsek Kintamani Kompol Made Dwi Puja Rimbawa mengatakan kebakaran diduga dipicu korsleting arus listrik. "Diduga api berasal dari korsleting arus listrik,"kata Kapolsek Kintamani, Kompol Made Dwi Puja Rimbawa, saat dikonfirmasi Rabu petang.

Kebakaran pertama kali diketahui oleh Ni Ketut Karyani (44), anggota keluarga korban. Saat itu, saksi baru tiba dari Pasar Kintamani dan melihat kepulan asap keluar dari bagian atap rumah. Karyani kemudian berteriak meminta pertolongan. Teriakannya didengar oleh I Made Waryasa yang saat itu sedang beraktivitas di kebun dengan jarak sekitar 25 meter dari rumah.

Mendengar teriakan tersebut, korban bersama warga setempat berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sembari menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran Kabupaten Bangli. Namun, lokasi rumah yang cukup jauh membuat mobil pemadam membutuhkan waktu lebih dari satu jam untuk mencapai lokasi.

Dua unit mobil pemadam kebakaran tiba sekitar pukul 17.15 WITA ketika kobaran api sudah cukup besar. Petugas bersama warga kemudian melakukan upaya pemadaman. Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 18.30 WITA.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/bgl



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami