Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Kronologi Dua Orang Diduga Lempar Bom Molotov di Pererenan

Rabu, 23 September 2026, 17:47 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Kronologi Dua Orang Diduga Lempar Bom Molotov di Pererenan.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Polisi menyelidiki dugaan pelemparan benda menyerupai bom molotov yang menyebabkan sebuah office terbakar di Jalan Dalem Gede, Banjar Jempinis Nomor 11, Desa Pererenan, Kecamatan Mengwi, Badung, Senin (14/9/2026) dini hari.

Kebakaran tersebut menyebabkan office berukuran sekitar 2x2 meter terbakar. Selain bangunan, sejumlah tanaman hias, kaca dan kamera CCTV di lokasi juga mengalami kerusakan.

Ps Kasi Humas Polres Badung, Ipda Ni Nyoman Yuni Eltari, mengatakan peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 04.30 WITA. Seorang saksi berinisial IPSY (44) terbangun setelah mendengar suara gemuruh.

Saat melihat ke luar melalui jendela rumah, saksi mendapati kobaran api di bagian depan office milik korban berinisial IMDA (41).

Sekitar pukul 04.48 WITA, korban yang sedang menonton televisi juga mendengar suara dentuman dari arah luar. Setelah mengecek ke depan, korban mendapati office miliknya dalam kondisi terbakar.

Korban kemudian memeriksa rekaman CCTV dan menduga kebakaran terjadi setelah seseorang melemparkan benda yang menyerupai bom molotov ke arah office.

Saksi yang mengetahui kejadian tersebut kemudian keluar rumah dan memberitahukan kondisi kebakaran kepada korban. Peristiwa tersebut selanjutnya dilaporkan kepada kepala lingkungan dan kepolisian.

"Dari hasil olah tempat kejadian perkara, polisi menemukan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan aksi tersebut. Di antaranya pecahan botol minuman beralkohol merek Draf, sumbu yang terbuat dari kain lap, serta tanah bekas tumpahan cairan yang diduga BBM jenis Pertalite," jelasnya, Rabu,(23/9/2026) dalam keterangan tertulisnya di Denpasar.

Penyelidikan dilakukan Unit Reskrim Polsek Mengwi dengan memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian. Dari empat titik CCTV yang berada di sekitar TKP, hanya dua kamera yang masih berfungsi.

Dari rekaman tersebut, terlihat dua orang datang dari arah selatan. Keduanya disebut mengenakan jaket hitam, masker hitam dan helm hitam.

Kedua orang tersebut diduga melemparkan benda yang menyerupai bom molotov ke arah office sebelum meninggalkan lokasi dan kembali bergerak ke arah selatan. Polisi kemudian menelusuri rekaman CCTV lain yang berada di sebelah selatan TKP.

"Dari hasil pemeriksaan, terekam dua orang dengan ciri pakaian serupa, yakni mengenakan jaket hitam, masker hitam dan helm hitam," sebutnya.

Keduanya diduga menggunakan sepeda motor Yamaha X-Max dan melaju dengan kecepatan tinggi ke arah selatan. Sepeda motor tersebut juga disebut tidak menggunakan pelat nomor polisi.

Hingga kini, polisi masih melakukan pendalaman untuk mengungkap identitas kedua orang tersebut, termasuk menelusuri rekaman CCTV tambahan di sekitar lokasi.

Motif di balik dugaan aksi pelemparan tersebut juga masih dalam penyelidikan. Polisi menggali keterangan korban dan saksi untuk mengetahui kemungkinan adanya persoalan atau ancaman sebelum kejadian.

Dalam pemeriksaan di lokasi, tim juga menemukan sumbu pada bagian tutup botol. Sementara kamera CCTV mengalami kondisi terbakar ringan, begitu pula kaca bagian depan office. Kerugian akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp3 juta. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

"Kasus ini masih ditangani Unit Reskrim Polsek Mengwi untuk mengungkap pelaku dan memastikan secara lebih lanjut benda yang digunakan dalam aksi tersebut," pungkas Yuni Eltari.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/aga



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami