Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID: —


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Festival Seni Budaya XV, Langkah Badung Lestarikan Budaya Lokal

Kamis, 5 November 2026, 17:13 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/dok Humas Pemkab Badung/Festival Seni Budaya XV, Langkah Badung Lestarikan Budaya Lokal.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Kebudayaan kembali menggelar Festival Seni Budaya (FSB) Kabupaten Badung XV Tahun 2026. Festival yang berlangsung pada 4–16 November ini melibatkan sekitar 1.925 seniman serta 81 pelaku UMKM Badung.

Pembukaan festival ditandai dengan prosesi penancapan kayonan oleh Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta dan jajaran Forkopimda Badung di Panggung Terbuka Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Rabu (4/11/2026).

FSB XV mengangkat tema “Sani Buddhayah Taya Ning Rat”, yang bermakna seni budaya merupakan sinar bagi hati dan dunia.

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa mengapresiasi para seniman, budayawan, serta panitia yang terlibat. Ia menegaskan, festival ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah untuk melestarikan seni dan budaya lokal sekaligus menjaga identitas masyarakat di tengah arus globalisasi.

“Tentu saya berharap dengan kekuatan identitas budaya inilah kita bisa menjadi satu pertahanan yang kuat terutama dalam menjaga dan melestarikan budaya yang merupakan warisan daripada para leluhur kita ini. Festival ini kita jadikan sebagai momentum bagaimana kita berpihak kepada budaya lokal sekaligus juga memberikan ruang kepada para seniman, generasi muda untuk menunjukkan seni dan kreativitasnya hingga nanti di harapkan akan bermunculan hasil-hasil karya yang sekaligus bagian daripada pelestarian seni dan budaya itu sendiri,” jelas Adi Arnawa didampingi Bagus Alit Sucipta.

Festival Diisi Parade, Lomba, Pagelaran, dan Pameran

Kepala Dinas Kebudayaan Badung I Gede Sukadana menjelaskan, FSB XV dikemas melalui berbagai bentuk kegiatan, yakni Utsawa atau parade, Wimbakara atau lomba, Reksadana atau pagelaran, serta Kandarupa atau pameran.

Tahun ini, festival tidak hanya melibatkan seniman dari berbagai wilayah di Bali, tetapi juga peserta dari luar daerah. Di antaranya sekaa kesenian dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bandung, Jawa Barat, serta sanggar seni asal Sumatera Barat.

Sukadana menyebutkan, peserta festival berasal dari berbagai bidang seni, dengan total sekitar 1.925 seniman.

“Pada kesempatan yang baik ini, perlu juga saya sampaikan mengenai peserta Festival Seni Budaya Kabupaten Badung tahun ini kurang lebih berjumlah 1.925 orang seniman. Berasal dari 1.421 seniman karawitan, 386 seniman tari, 78 seniman musik, 10 seniman seni rupa, dan 30 seniman partisipan dari luar Bali. Selain para seniman, peserta Festival ini diisi dengan 81 UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) dari Kabupaten Badung,” jelasnya.

Pembukaan FSB XV turut dihadiri jajaran pimpinan dan anggota DPRD Badung, Sekretaris Daerah IB. Surya Suamba, kepala OPD di lingkungan Pemkab Badung, organisasi kewanitaan, perwakilan Komite Ekonomi Kreatif, Listibiya Badung, para camat, lurah, perbekel, serta bendesa adat se-Kabupaten Badung.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: Humas Badung



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami