Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 12 Agustus 2026
100 Tentara Ukraina Latihan Tembak Rudal Patriot AS, Rusia Siap-Siap
beritabali.com/cnnindonesia.com/100 Tentara Ukraina Latihan Tembak Rudal Patriot AS, Rusia Siap-Siap
BERITABALI.COM, DUNIA.
Sekitar 100 tentara Ukraina mulai latihan meluncurkan sistem rudal Patriot di negara bagian Oklahoma, Amerika Serikat.
Kementerian Pertahanan AS mengonfirmasi bahwa "lebih dari 90" prajurit Kyiv telah tiba di Fort Sill, Oklahoma, dan sudah mulai latihan menembak rudal.
Informasi serupa juga disampaikan oleh pangkalan Angkatan Darat AS yang mengumumkan bahwa pasukan Ukraina telah tiba di Fort Sill untuk memulai program pelatihan pada Senin (16/1).
"Instruktur yang sama dengan yang mengajar pasukan AS, negara-negara sekutu, dan negara mitra akan melatih pasukan Ukraina, dan kelas ini tak akan mengurangi misi pelatihan yang sedang berlangsung di Fort Sill," demikian pernyataan pangkalan Angkatan Darat AS.
Fort Sill merupakan rumah bagi Fires Center of Excellence, tempat AS melakukan pelatihan Patriot untuk militernya sendiri dan negara-negara lain.
Pelatihan pasukan Ukraina ini bakal memakan waktu selama "beberapa bulan", menurut pejabat Kemhan AS.
Tidak diketahui berapa banyak personel militer yang dibutuhkan agar program pelatihan itu berjalan cepat. Sementara itu, di saat pasukan Ukraina berlatih menembak Patriot, pasukan Rusia bersiap untuk menjatuhkan sistem rudal tersebut.
Rusia sejak lama menyatakan bahwa pihaknya menargetkan Patriot dalam perang di Ukraina.
Baca juga:
Ini Biang Kerok 'Kiamat' Pekerja di Inggris
Meski begitu, banyak ahli menilai upaya itu merupakan skenario yang "sangat tidak mungkin". Sebab, sistem rudal Patriot bukan senjata garis depan. Bisa saja sistem itu ditempatkan di belakang Angkatan Darat Ukraina.
Para ahli menilai butuh operasi ofensif bagi Rusia untuk menghancurkan sistem rudal Patriot AS, seperti dikutip dari Russia Today.
Pada Januari, Amerika Serikat dan Jerman sepakat untuk mengirim baterai rudal anti-pesawat Patriot ke Ukraina. Pelatihan untuk menggunakan senjata itu bakal dilakukan di Washington dan Berlin.
Belanda baru-baru ini juga berencana mengirim sistem rudal Patriot ke Ukraina bersama dengan AS dan Jerman.
Rudal Patriot sendiri selama ini dikenal sebagai sistem senjata termahal yang dipasok AS untuk Ukraina. Sistem itu diperkirakan mencapai satu miliar dolar.
Meski begitu, Patriot memiliki titik lemah dalam sejumlah fiturnya. Seperti misalnya, radar multifungsi Patriot AN/MPQ-53 yang disebut tak begitu tepat dalam kemampuan pencariannya.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4501 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2309 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1926 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1585 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1031 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun