Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
13 Desa di Sumbawa Diterjang Banjir dan Tanah Longsor
BERITABALI.COM, NTB.
Akibat intensitas hujan yang tinggi, beberapa wilayah Kabupaten Sumbawa Besar dilanda banjir dan tanah longsor, Selasa (4/4) sore.
Menurut data dari BPBD Kabupaten Sumbawa, ada 13 desa dari 6 kecamatan terkena dampak tersebut. Salah satu akibat peristiwa ini, pada hari Rabu (5/4) diperkirakan pukul 00.20 WITA 7 orang terjebak banjir di Sungai Serading Kecamatan Moyo Hilir.
“Terima laporan dari BPBD Kabupaten Sumbawa tadi pukul 00.45 WITA,” kata Kepala Kantor SAR Mataram Lalu Wahyu Efendi.
Tim rescue Pos SAR Sumbawa diterjunkan ke lokasi kejadian dengan membawa perahu karet, mesin motor tempel, life jacket, dan peralatan pendukung lainnya. Bersama dengan TNI, Polri, BPBD, RAPI Sumbawa, Dompet Dhuafa, warga setempat, dan lainnya bersama-sama melakukan evakuasi. Wahyu menyebutkan, 9 korban dievakuasi.
“Laporan awal ada 7 korban, namun setelah kita tangani ada tambahan 2 orang yang dievakuasi,” tandasnya.
Pukul 02.40 WITA seluruh korban yang terjebak banjir di sungai berhasil dievakuasi dengan selamat.
Kondisi sama juga terjadi Selasa (4/4) sore di beberapa wilayah di Kota Bima dan Kabupaten Bima, diterjang banjir setinggi paha orang dewasa. Banjir ini diakibatkan oleh tingginya intensitas hujan yang terjadi di wilayah Kecamatan Lambitu dan Belo sejak pukul 12.30 WITA, sehingga air sungai meluap dan merendam pemukiman dan area persawahan. Menjelang malam debit air makin bertambah.
Kepala Kantor SAR Mataram Lalu Wahyu Efendi mengatakan Informasi tersebut diterima Kantor SAR Mataram dari BPBD Kabupaten Bima. Puluhan warga di Kelurahan Paruga Kota Bima terjebak banjir. Laporan permintaan evakuasi diterima sekitar pukul 20.40 WITA.
"Tim rescue dari Pos SAR Bima kami berangkatkan ke lokasi setelah terima laporan," kata Wahyu.
Bersama dengan TNI, Polri, BPBD Kota Bima, TSBK, Potensi 204, masyarakat setempat, dan unsur lainnya bahu membahu memberikan bantuan SAR kepada warga yang terdampak.
"Total ada 35 orang kami evakuasi," sebutnya.
Wahyu menambahkan, penyelamatan difokuskan di Paruga, karena di tempat lain sudah ditangani oleh pihak terkait dan warga telah melakukan evakuasi mandiri. Sekitar pukul 22.55 WITA, banjir mulai surut dan warga kembali ke rumah masing-masing.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5858 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4605 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2576 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2214 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2198 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan