Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 Juli 2026
144 Anjing Divaksin di Banyuning, Kasus Gigitan Masih Diselidiki
BERITABALI.COM, BULELENG.
Penanganan kasus gigitan anjing yang menimpa belasan warga di Kelurahan Banyuning, Kecamatan Buleleng, terus diintensifkan. Pemerintah kelurahan bersama instansi terkait mulai memperluas vaksinasi anjing liar maupun berpemilik di wilayah terdampak.
Kasi Pemerintahan Kelurahan Banyuning, Putu Mahendra mengatakan, vaksinasi telah dilakukan sejak Sabtu (25/4) hingga Selasa (28/4), di kawasan Jalan Pulau Obi dan Pulau Komodo, yang menjadi titik kasus gigitan.
Total sebanyak 144 ekor anjing dan 3 ekor kucing, liar maupun berpemilik yang divaksin. "Sasarannya anjing yang diliarkan tapi ada pemilik, juga door to door menjajaki warga yang punya hewan peliharaan untuk divaksin,” ujarnya.
Dikatakan Mahendra, populasi hewan penular rabies (HPR) seperti anjing, cukup tinggi di wilayah Banyuning. Sehingga penanganan belum bisa dilakukan sekaligus. Dari total enam lingkungan di Kelurahan Banyuning, vaksinasi baru menyasar dua wilayah.
“Populasinya banyak, jadi belum selesai semua. Baru dua lokasi yang kami sasar,” jelasnya.
Untuk mempercepat cakupan vaksinasi di wilayah lain, pola door to door rencananya akan dikurangi dan diganti dengan sistem terpusat di balai banjar atau balai desa. Warga nantinya diminta membawa hewan peliharaannya langsung ke lokasi vaksinasi.
“Kami akan koordinasi dengan Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Buleleng, supaya vaksinasi terpusat di Balai Desa," terangnya.
Lebih lanjut Mahendra menyebut, anjing peranakan, berwarna coklat yang sempat menggigit 18 warga pada Kamis (23/4) lalu hingga saat ini belum ditemukan.
Sementara anjing berwarna hitam yang mengigit bocah usia 11 tahun, pada Minggu (26/4) sore kemarin, telah dieliminasi. Sampel otaknya telah dikirim ke Balai Besar Veteriner (BBVet) Denpasar, untuk pemeriksaan laboratorium guna memastikan ada tidaknya indikasi rabies.
Kelurahan Banyuning mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap anjing liar maupun hewan peliharaan yang dilepas bebas, serta segera melapor jika menemukan hewan berperilaku agresif demi mencegah bertambahnya korban gigitan.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3900 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 3000 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2058 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2032 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1818 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun