Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 Juli 2026
18 Ribu Siswa di Jembrana Nikmati Program Makan Bergizi Gratis
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus berjalan di Kabupaten Jembrana, Bali. Hingga saat ini, lebih dari 18 ribu siswa telah menerima manfaat dari program yang bertujuan meningkatkan asupan gizi anak sekolah tersebut.
Layanan ini disalurkan melalui enam dapur sehat yang tersebar di tiga kecamatan, yaitu Pekutatan, Negara, dan Jembrana.
Ke depan, pemerintah daerah berencana menambah jumlah dapur sehat guna memperluas jangkauan layanan MBG. Kabupaten Jembrana sendiri diharapkan menjadi contoh sukses pelaksanaan program MBG di wilayah Bali.
Dari data yang diperoleh, enam dapur sehat yang telah aktif beroperasi melayani siswa di Kecamatan Pekutatan, Kecamatan Negara, dan Kecamatan Jembrana. Sementara itu, dua kecamatan lain yakni Melaya dan Mendoyo masih dalam proses penyelesaian administrasi sesuai ketentuan dari Badan Gizi Nasional (BGN), yang menetapkan 36 tahapan bagi setiap penyedia layanan.
Komandan Kodim 1617/Jembrana, Letkol Inf M Adriansyah, mengonfirmasi bahwa pada Selasa, (10/06/2025) tiga dapur baru resmi mulai melayani siswa. Ketiganya berada di Kecamatan Negara dan Kecamatan Jembrana.
“Hari ini tiga dapur baru mulai beroperasi. Dengan tambahan ini, jumlah siswa yang sudah terlayani program MBG mencapai lebih dari 18 ribu dari total sekitar 58 ribu siswa di Jembrana,” jelas Letkol Adriansyah.
Ia menambahkan, selain dapur yang sudah aktif, beberapa lokasi lain tengah bersiap untuk peluncuran. Di antaranya adalah dapur di Kelurahan Pendem (Kecamatan Jembrana) dan Kelurahan Baler Bale Agung (Kecamatan Negara) yang masih menunggu kelengkapan syarat dokumen seperti SPPI.
“Kecamatan Melaya juga sudah dalam tahap persiapan. Prosesnya masih berjalan,” katanya.
Letkol Adriansyah berharap Jembrana bisa menjadi contoh sukses pelaksanaan MBG di bawah pemerintahan Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran. Pemerintah pusat sendiri menargetkan 10 juta anak mendapatkan manfaat MBG pada Juli 2025.
“Kami berharap mitra-mitra penyedia dapat menyelesaikan seluruh tahapan yang ditetapkan. Dengan semangat kolaborasi, Jembrana diharapkan bisa menjadi pelopor dan acuan program MBG di Bali, apalagi daerah ini menjadi yang pertama meluncurkan program ini di provinsi,” pungkasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3900 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 3004 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2064 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2033 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1818 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun