Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
18 Ribu Siswa di Jembrana Nikmati Program Makan Bergizi Gratis
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus berjalan di Kabupaten Jembrana, Bali. Hingga saat ini, lebih dari 18 ribu siswa telah menerima manfaat dari program yang bertujuan meningkatkan asupan gizi anak sekolah tersebut.
Layanan ini disalurkan melalui enam dapur sehat yang tersebar di tiga kecamatan, yaitu Pekutatan, Negara, dan Jembrana.
Ke depan, pemerintah daerah berencana menambah jumlah dapur sehat guna memperluas jangkauan layanan MBG. Kabupaten Jembrana sendiri diharapkan menjadi contoh sukses pelaksanaan program MBG di wilayah Bali.
Dari data yang diperoleh, enam dapur sehat yang telah aktif beroperasi melayani siswa di Kecamatan Pekutatan, Kecamatan Negara, dan Kecamatan Jembrana. Sementara itu, dua kecamatan lain yakni Melaya dan Mendoyo masih dalam proses penyelesaian administrasi sesuai ketentuan dari Badan Gizi Nasional (BGN), yang menetapkan 36 tahapan bagi setiap penyedia layanan.
Komandan Kodim 1617/Jembrana, Letkol Inf M Adriansyah, mengonfirmasi bahwa pada Selasa, (10/06/2025) tiga dapur baru resmi mulai melayani siswa. Ketiganya berada di Kecamatan Negara dan Kecamatan Jembrana.
“Hari ini tiga dapur baru mulai beroperasi. Dengan tambahan ini, jumlah siswa yang sudah terlayani program MBG mencapai lebih dari 18 ribu dari total sekitar 58 ribu siswa di Jembrana,” jelas Letkol Adriansyah.
Ia menambahkan, selain dapur yang sudah aktif, beberapa lokasi lain tengah bersiap untuk peluncuran. Di antaranya adalah dapur di Kelurahan Pendem (Kecamatan Jembrana) dan Kelurahan Baler Bale Agung (Kecamatan Negara) yang masih menunggu kelengkapan syarat dokumen seperti SPPI.
“Kecamatan Melaya juga sudah dalam tahap persiapan. Prosesnya masih berjalan,” katanya.
Letkol Adriansyah berharap Jembrana bisa menjadi contoh sukses pelaksanaan MBG di bawah pemerintahan Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran. Pemerintah pusat sendiri menargetkan 10 juta anak mendapatkan manfaat MBG pada Juli 2025.
“Kami berharap mitra-mitra penyedia dapat menyelesaikan seluruh tahapan yang ditetapkan. Dengan semangat kolaborasi, Jembrana diharapkan bisa menjadi pelopor dan acuan program MBG di Bali, apalagi daerah ini menjadi yang pertama meluncurkan program ini di provinsi,” pungkasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5852 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4605 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2571 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2213 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2198 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan