Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 10 Mei 2026
2 Pekerja Ditemukan Tewas Dalam Terowongan DAM
BERITABALI.COM, NTB.
Dua orang pekerja yang sedang membersihkan saluran terowongan di DAM Pela Parado, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, ditemukan tewas sekitar pukul 23.30 WITA, Rabu (12/5) malam.
Keduanya diduga tewas akibat kebakaran mesin pompa penyedot air ketika mereka sedang bekerja memperbaiki terowongan saluran air di areal DAM.
Kedua korban diketahui masing-masing bernama Ismail Daulah (56 tahun) penjaga DAM Pela Parado warga RT11/RW07, Dusun Ria, Desa Pela, Kecamatan Monta Kabupaten Bima. Dan Adi Anggrasari (25 tahun) warga RT04/RW02, Desa Simpasai, Kecamatan Monta.
Kapolsek Monta, Iptu Takim Rabu malam menjelaskan, peristiwa itu berawal sekitar pukul 18.00 WITA, saat kedua korban pergi ke terowongan saluran air untuk memperbaiki saluran air yang bocor dengan membawa serta mesin pompa penyedot air.
Selanjutnya pada pukul 23.00 WITA, karena korban tidak kunjung kembali ke rumah, akhirnya Syahril Ramadhan (27 tahun) yang merupakan anak kandung dari korban Ismail pergi ke terowongan saluran air tersebut untuk mencari korban.
“Saat tiba di TKP, Syahril menemukan kedua korban dalam terowongan sudah dalam keadaan meninggal dunia,” katanya.
Setelah menemukan kedua korban, Syahril kemudian ke rumah untuk meminta bantuan kepada warga agar melakukan evakuasi korban. Kemudian kedua korban langsung dibawa ke Puskesmas Monta dan dinyatakan telah meninggal dunia.
“Setelah dari Puskesmas Monta dan dinyatakan meninggal kemudian sekitar pukul 01.00 WITA, kedua korban dibawa kembali ke rumah duka menggunakan mobil ambulance Puskesmas Monta. Usai kejadian situasi kondisi terpantau aman dan kondusif,” ungkapnya.
Kapolsek menjelaskan, korban atas nama Adi Anggasari diduga meninggal akibat mengalami luka bakar pada bagian dada dan perut. Diduga disebabkan karena terbakarnya mesin pompa penyedot air yang akan digunakan korban untuk menguras air di dalam terowongan.
“Pada saat ditemukan posisi korban berada di dekat mesin pompa penyedot air,” jelas Kapolsek.
Sementara kondisi korban atas nama Ismail Daulah tidak mengalami luka bakar. Namun kuat dugaan korban meninggal dunia akibat tidak bisa bernafas dan kesulitan untuk keluar dari dalam terowongan. Karena posisi mesin pompa penyedot air yang terbakar berada di jalan keluar terowongan tersebut.
“Korban kedua diduga meninggal kehabisan oksigen akibat tidak bisa bernafas dan kesulitan untuk keluar dari dalam terowongan. Dan untuk mendalami peristiwa ini pihak kepolisian akan terus melakukan penyelidikan,” tutup Kapolsek Iptu Takim.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 918 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 767 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 581 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 546 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik