Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 11 Agustus 2026
2024, Jalan Raya Selat yang Rusak Tak Kebagian Anggaran Perbaikan
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Pemandangan kroditnya arus lalu lintas di sepanjang jalan raya Dusun Bambang Biaung tepatnya di jalur depan kantor Camat Selat kemungkinan akan bertahan hingga akhir tahun 2024 ini.
Pasalnya, sampai sekarang belum ada tanda-tanda bahwa jalan milik provinsi tersebut akan perbaikan. Padahal, kondisi jalan yang kini berlubang dan bergelombang cukup parah itu kerap dikeluhkan pengguna jalan karena dianggap berbahaya saat dilalui terlebih merupakan akses kendaraan pengangkut material galian C.
Kondisi ini pun diakui oleh Kepala Dinas PUPR-Perkim Karangasem, Wedasmara dikonfirmasi, Sabtu (17/2/2024). Ia mengatakan, tahun 2024 ini sesuai hasil koordinasi dengan PU Povinsi Bali bahwa perbaikan terhadap jalur tersebut belum bisa dilaksanakan karena anggaran difokuskan untuk menutupi tunggakan anggaran tahun sebelumnya.
"Jadi tahun ini belum bisa diperbaiki, jika mlihat kondisi jalan tersebut harus direkonstruksi ulang karena harus ditinggikan serta dibuatkan saluran drainase," kata Wedasmara.
Namun demikian, PUPR Karangasem tetap berupaya agar paling tidak melalui pemeliharaan jalur terdebut bisa dipebaiki meskipun hanya sebatas menambal yang berlubang saja.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4472 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2270 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1590 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1574 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1019 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun