Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 31 Juli 2026
3 Tentara Israel Tewas, Pria Yordania Dalang Serangan di Tepi Barat
BERITABALI.COM, DUNIA.
Kementerian Dalam Negeri Yordania membenarkan bahwa pelaku penembakan yang menewaskan tiga penjaga keamanan Israel merupakan warga negaranya. Serangan itu terjadi di Jembatan Allenby antara Tepi Barat dan Yordania.
Berdasarkan laporan kantor berita Yordania, Petra, pelaku penembakan itu diidentifikasi sebagai seorang pria bernama Maher Diab Hussein Al-Jazi, warga negara Yordania yang tinggal di daerah Al-Hussein di Provinsi Ma'an.
Al-Jazi ditembak mati oleh pasukan militer Israel karena menyerang jembatan yang juga dikenal dengan nama Jembatan Raja Hussein itu.
"Koordinasi sedang dilakukan antara otoritas terkait untuk menerima jenazah Al-Jazi yang akan dimakamkan di Yordania," kata pernyataan Kementerian Dalam Negeri Yordania, dilansir Al Jazeera, Minggu (8/9).
Kemendagri Yordania juga mengonfirmasi bahwa aksi penembakan yang terjadi di antara perbatasan Tepi Barat dan Yordania itu merupakan tindakan perseorangan.
Setelah penembakan itu, Israel menutup semua perbatasan dengan Yordania.
Sebelumnya, penembakan terjadi di Jembatan Allenby pada Minggu (8/9) yang menyebabkan tiga orang penjaga perbatasan Israel tewas.
Pihak militer Israel mengklaim insiden itu didalangi oleh seorang teroris yang mengendarai truk. Di sisi lain, penembakan tersebut juga terjadi di tengah meningkatnya konflik Israel-Palestina di Tepi Barat.
Militer Israel menyebut pelaku yang mengendarai truk hendak menyeberangi Jembatan Allenby. Memasuki area jembatan, pria tersebut keluar dari truk dan sejurus kemudian melepaskan tembakan.
"Keluar dari truk dan melepaskan tembakan ke pasukan keamanan Israel yang beroperasi di jembatan," kata pernyataan militer Israel, seperti dikutip dari France24, Minggu (9/8).
Melihat kejadian tersebut, pasukan militer di sekitar area itu segera bertindak. Alhasil, pelaku berhasil ditembak mati tak lama setelah serangan tersebut.
Jembatan Allenby merupakan satu-satunya pintu gerbang internasional bagi warga Palestina dari Tepi Barat, yang tidak mengharuskan masuk ke wilayah Israel.
Adapun penjaga keamanan swasta bersama pasukan keamanan Israel memang ditempatkan di jembatan tersebut.
Menurut Kementerian Kesehatan Palestina, sejak serangan Hamas pada 7 Oktober 2023, pasukan Israel telah menewaskan sedikitnya 662 warga Palestina di Tepi Barat.
Sementara pejabat Israel mengklaim setidaknya 23 warganya, termasuk anggota pasukan keamanan, tewas dalam serangan Palestina selama periode yang sama. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3905 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 3050 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2085 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2050 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1825 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun