Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 2 November 2026
31 Warga Tewas Diserang Kelompok Bersenjata
BERITABALI.COM, DUNIA.
Sedikitnya 31 penduduk asli terluka di Kolombia tenggara pada Kamis (22/4) setelah kelompok bersenjata liar menembaki mereka ketika mereka menghancurkan tanaman koka, bahan utama kokain, kata sebuah organisasi yang mewakili masyarakat.
Serangan itu terjadi di kota madya pedesaan Caldono, di provinsi Cauca Kolombia.
Wilayah ini secara strategis penting untuk perdagangan narkoba dan dipersengketakan oleh kelompok bersenjata termasuk pembangkang dari kelompok gerilyawan Farc yang dilumpuhkan, Tentara Pembebasan Nasional (ELN) dan organisasi kriminal lainnya yang terdiri dari bekas paramiliter sayap kanan.
"Sejauh ini 31 penduduk asli telah dilaporkan terluka dan lima penyerang telah ditahan oleh Pengawal Pribumi," kata Dewan Daerah Adat di Cauca (CRIC) dalam sebuah pernyataan.
Upaya pemberantasan tanaman koka dan penyerangan terhadap anggota masyarakat terus dilakukan, yang berarti jumlah korban luka dapat meningkat, tambah CRIC, menggambarkan masyarakat adat di wilayah tersebut sebagai korban ketidakhadiran negara.
Kelompok bersenjata liar berjuang untuk menguasai wilayah strategis untuk menanam koka dan produksi kokain, menurut sumber pemerintah dan keamanan.
Pada Selasa (20/4), gubernur adat Sandra Liliana Pea Chocue - yang menentang tanaman koka di tanah adat - dibunuh di wilayah yang sama.
Pemerintah Kolombia mengutuk serangan terhadap komunitas adat.
"Sungguh tercela bahwa penjahat mengamuk terhadap komunitas adat dan ... terhadap wanita yang mempertahankan wilayah mereka dari kehadiran ekonomi ilegal yang mengancam integritas anak muda dan kemurnian tanah," Emilio Archila, penasihat presiden untuk implementasi kesepakatan damai, katanya dalam sebuah pernyataan.
Kolombia, dengan posisi strategis geografisnya yang dikelilingi oleh dua samudra, dianggap sebagai penghasil kokain terbesar di dunia.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 539 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 395 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 394 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan