Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
3.849 KK di Jembrana Terdampak Banjir, Dua Warga Meninggal
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Sebanyak 3.849 kepala keluarga (KK) di Kabupaten Jembrana terdampak banjir akibat cuaca ekstrem yang melanda wilayah Gumi Makepung. Banjir dilaporkan tersebar di 48 titik banjir di seluruh kecamatan.
Tiga wilayah yang paling parah terdampak yakni Lingkungan Samblong di Kelurahan Sangkaragung, Desa Yehkuning di Kecamatan Jembrana, dan Desa Pengambengan di Kecamatan Negara. Air tidak hanya merendam rumah warga, tetapi juga sekolah, jalan, tempat ibadah, merajan, hingga lahan pertanian dan peternakan.
Selain kerugian material, banjir ini juga menelan korban jiwa. Dua warga meninggal dunia, satu orang akibat tersetrum listrik dan seorang lainnya hanyut terseret arus banjir saat melintas di jalan umum.
Kepala BPBD Jembrana, I Putu Agus Artana Putra, menjelaskan kondisi banjir kini mulai surut. Namun evakuasi sempat dilakukan menggunakan perahu karet karena ketinggian air di Samblong sempat mencapai lebih dari satu meter.
“Astungkara saat ini sudah mulai mereda. Terparah di Samblong, Yehkuning, dan juga Pengambengan,” jelasnya, Kamis (11/9/2025).
Ia menambahkan, posko pengungsian kini sudah kosong karena warga telah kembali ke rumah masing-masing untuk membersihkan lumpur dan material banjir. Petugas bersama TNI-Polri juga membantu pembersihan di lokasi terdampak parah.
Meski kondisi berangsur membaik, BPBD mengingatkan warga untuk tetap meningkatkan kewaspadaan. Sesuai prakiraan BMKG, hujan intensitas sedang hingga tinggi masih berpotensi terjadi dalam dua hari ke depan.
“Kami imbau masyarakat agar tetap waspada dan melakukan evakuasi dini jika ada potensi banjir, terutama melindungi anak-anak dan keluarga,” pesannya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5835 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4600 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2564 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2208 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2191 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan