Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 Juli 2026
3.849 KK di Jembrana Terdampak Banjir, Dua Warga Meninggal
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Sebanyak 3.849 kepala keluarga (KK) di Kabupaten Jembrana terdampak banjir akibat cuaca ekstrem yang melanda wilayah Gumi Makepung. Banjir dilaporkan tersebar di 48 titik banjir di seluruh kecamatan.
Tiga wilayah yang paling parah terdampak yakni Lingkungan Samblong di Kelurahan Sangkaragung, Desa Yehkuning di Kecamatan Jembrana, dan Desa Pengambengan di Kecamatan Negara. Air tidak hanya merendam rumah warga, tetapi juga sekolah, jalan, tempat ibadah, merajan, hingga lahan pertanian dan peternakan.
Selain kerugian material, banjir ini juga menelan korban jiwa. Dua warga meninggal dunia, satu orang akibat tersetrum listrik dan seorang lainnya hanyut terseret arus banjir saat melintas di jalan umum.
Kepala BPBD Jembrana, I Putu Agus Artana Putra, menjelaskan kondisi banjir kini mulai surut. Namun evakuasi sempat dilakukan menggunakan perahu karet karena ketinggian air di Samblong sempat mencapai lebih dari satu meter.
“Astungkara saat ini sudah mulai mereda. Terparah di Samblong, Yehkuning, dan juga Pengambengan,” jelasnya, Kamis (11/9/2025).
Ia menambahkan, posko pengungsian kini sudah kosong karena warga telah kembali ke rumah masing-masing untuk membersihkan lumpur dan material banjir. Petugas bersama TNI-Polri juga membantu pembersihan di lokasi terdampak parah.
Meski kondisi berangsur membaik, BPBD mengingatkan warga untuk tetap meningkatkan kewaspadaan. Sesuai prakiraan BMKG, hujan intensitas sedang hingga tinggi masih berpotensi terjadi dalam dua hari ke depan.
“Kami imbau masyarakat agar tetap waspada dan melakukan evakuasi dini jika ada potensi banjir, terutama melindungi anak-anak dan keluarga,” pesannya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3896 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2965 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2053 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2026 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1812 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun