Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 14 Agustus 2026
4 Narapidana Tewas Dalam Peristiwa Bentrokan di Penjara
BERITABALI.COM, DUNIA.
Sebuah bentrokan dan kebakaran terjadi di dalam penjara Evin, Teheran, Iran, pada Sabtu (15/10) lalu. Dari bentrokan tersebut, sedikitnya empat narapidana Iran meninggal dunia dan 61 orang lainnya mengalami luka-luka.
"Empat tahanan meninggal karena menghirup asap yang disebabkan oleh api, dan 61 terluka," tulis situs otoritas kehakiman Mizan Online, seperti dikutip dari AFP pada Minggu (16/10).
Selain itu, empat orang lainnya dilaporkan dalam kondisi yang serius akibat terlibat dalam bentrokan tersebut.
Dua pihak saling melemparkan kesalahan terkait bentrokan dan kebakaran yang terjadi di penjara Evin. Pihak berwenang Iran mengatakan para narapidana adalah pihak yang mesti disalahkan, sedangkan kelompok hak asasi manusia (HAM) mengatakan tidak percaya dengan kronologi yang diberikan pihak berwenang.
Kelompok HAM itu mengklaim bahwa sipir merupakan pihak yang mendorong bentrokan itu terjadi.
"Kami tidak menerima penjelasan resmi," kata kelompok Hak Asasi Manusia Iran (IHR) yang berbasis di Norwegia.
Untuk diketahui, kebakaran dan bentrokan terjadi di dalam penjara Evin, Teheran, Iran, pada Sabtu (15/10) waktu setempat yang terjadi antara narapidana dengan sipir.
"Ada sebuah masalah dan bentrokan terjadi pada Sabtu malam," kata pejabat keamanan senior Iran, seperti dilansir dari AFP. Para perusuh itu, kata pejabat tersebut, "menyulut api."
Namun, lanjutnya, "Situasi saat ini sepenuhnya terkendali."
Berdasarkan rekaman video yang beredar di media sosial, terlihat api dan kepulan asap membumbung di langit dari penjara Evin. Suara tembakan pun beberapa kali terdengar dari rekaman tersebut.
Penjara Evin dikenal sebagai penjara yang menahan tahanan politik dan tahanan asing.
Sementara itu, bentrokan yang terjadi di dalam penjara itu disebut sebagai imbas dari munculnya gerakan protes yang dipicu oleh kematian Mahsa Amini. Gelombang protes yang terjadi di Iran ini sudah terjadi setidaknya lebih dari tiga pekan.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4515 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2334 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1982 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1601 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1041 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun