Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
51.000 Hektar Lahan di Karangasem Masuk Kategori Kritis
karangasem
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Beritabali.com, Tulamben. Hingga Kini Sekitar 51.000 hektar atau 92 persen lahan di Kabupaten Karangasem Bali masih masuk dalam kategori lahan kritis. Pemerintah Kabupaten Karangasem dalam 5 tahun terakhir baru mampu melakukan penghijauan terhadap 11.000 hektar lahan kritis.
Bupati Karangasem Wayan Gredeg ketika ditemui beritabali.com di Tulamben, Jumat (2/12) menyatakan masih cukup banyak kendala dalam melakukan penghijauan. Salah satu kendalanya adalah masih cukup banyak masyarakat yang melepas sapi dan kambing peliharaan yang merusak pohon reboisasi. Gredeg berharap desa adat di Bali membuat aturan adat yang melarang warga agar tidak lagi melepasliarkan ternaknya
“Kalau belum tercantum dalam awig-awig (aturan adat) buatlah pararem (kesepakatan bersama) artinya pertemuan yang disepakati oleh desa, kalau itu tidak ada sanksi tidak mungkin akan berjalan , maka buatkanlah sanksi, contoh seperti di Sebetan, itu dua karung beras, sanksinya bilamana melanggar melepas ternak di lokasi penghijauan,” ujar Wayan Gredeg.
Gredeg mengakui telah membuat aturan tentang larangan pelepasliaran ternak yang diatur dalam Perda Ketertiban Umum. Namun pada implementasinya masyarakat desa lebih taat pada sanksi adat. (mlt)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3893 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2856 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2043 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1997 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1805 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun