Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 2 November 2026
Abu Jenazah Seorang Remaja Terpaksa Dibagi Dua Karena Orangtua Ribut Soal Nama
beritabali.com/ist/suara.com/Abu Jenazah Seorang Remaja Terpaksa Dibagi Dua Karena Orangtua Ribut Soal Nama
BERITABALI.COM, DUNIA.
Sepasang orangtua di Australia berdebat tentang jenis kelamin dan nama dalam upacara pemakaman putranya hingga ke pengadilan. Menyadur 7 News Senin (26/04), putra pasangan itu diketahui sebagai seorang transgender.
Remaja 15 tahun itu meninggal pada 4 Maret karena bunuh diri. Ayahnya ingin menulis nama yang diberi ketika lahir di nisan putranya, tapi ibunya lebih setuju jika anaknya memiliki nama dengan identitas yang baru di rumah terakhirnya.
Pasangan ini berdebat hingga ke Mahkamah Agung karena sang ibu yakin, anaknya benci memiliki nama yang salah di nisannya. "Ayahnya ingin semua abunya dimakamkan dengan nama kelahiran di nisan," kata ibunya pada surat kabar.
"Saya setuju untuk mencantumkan (nama lahir) dalam tanda kurung tapi (dengan nama yang baru) terlebih dahulu."
Ibunya menambahkan putranya memperjuangkan identitasnya dan khawatir tentang nama mana yang akan digunakan untuk login emailnya ketika dia memulai sekolah baru.
Akhirnya orangtuanya setuju untuk membagi abu jenazah putranya dan meletakkan kedua nama itu pada nisan peringatan. Untuk akta kematiannya, tetap tertulis nama lahir karena nama barunya belum diubah secara resmi.
Hukum di Australia Barat tidak mengizinkan anak-anak untuk mengubah nama mereka tanpa persetujuan kedua orang tua dan jika hanya satu orang tua yang menyetujui, masalah tersebut akan dibawa ke Pengadilan Keluarga.
Orang-orang yang dicintai menggambarkan anak berusia 15 tahun itu sebagai "teman yang baik dan penuh perhatian yang selalu mendengarkan" dan "seniman luar biasa yang hebat dalam menggambar, melukis, dan merias wajah".
Ketika dia berusia 14 tahun, remaja itu didiagnosis dengan gangguan kepribadian ambang tetapi ibunya tidak mengetahuinya sampai sehari sebelum dia meninggal.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 540 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 395 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 394 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan