Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 24 September 2026
Adriansyah Akan Dipecat PDIP dan Tak Diberi Bantuan Hukum
Jumat, 10 April 2015,
13:15 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Politisi senior PDIP, Pramono Anung menyatakan pihaknya telah mengusulkan agar Adriansyah, anggota DPR RI asal PDIP yang ditangkap tangan KPK agar dipecat.
"Tidak ada kata lain, pasti partai akan memberikan sanksi yang tegas kepada yang bersangkutan," ucap Pramono di arena Kongres IV PDIP, Jumat 10 April 2015.
Menurut pria yang akrab disapa Pram itu, Mahkamah Partai akan segera bersidang jika susunan pengurus DPP partai sudah terbentuk. "Saya juga komunikasikan dengan ketua umum, maka tindakan yang tepat adalah pemecatan bagi yang bersangkutan," tegas Pram.
Selain dipecat, Pram memastikan PDIP tak akan memberi bantuan hukum kepada Adriansyah. "Wong sudah dipecat ngapain dikasih bantuan hukum," jelasnya.
Namun, Pram belum mengetahui pasti kasus yang menjerat Adriansyah. Ia tak mau berspekulasi aoal informasi yang beredar jika Adriansyah ditangkap dalam kaitan kasus suap pertambangan.
"Ketika saya menanyakan itu ke KPK, mereka menunggu dari penyidik. Sehingga saya sendiri belum tahu, hanya meraba-raba. Kalau meraba-raba terus terang saya tidak berani untuk membuat statement. Memang yang bersangkutan di Kalsel, di sana banyak tambang. Tapi saya sendiri belum tahu," pungkas Pram.
PDIP Tak Mau Tanggapi Politis KPK Tangkap Kadernya
Denpasar, Pasca operasi tangkap tangan oleh KPK, Politisi senior PDIP, Pramono Anung berharap kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memproses kasus yang menjerat kadernya, Adriansyah. "Saya tidak mau projudiece. Tapi ini tangkap tangan. karena tangkap tangan ya, sudah proses saja," kata Pramono, Jumat 10 April 2015.
Politisi yang akrab disapa Pram itu tak mau menduga-duga apakah penangkapan Adriansyah sarat muatan politis. "Kita tidak mikir apakah ini politis atau tidak," ucap Pram.
Namun, Pram mengaku partainya memberikan apresiasi kepada KPK atas operasi tangkap tangan (OTT) tersebut. "Yang jelas kita memberikan apresiasi kepada KPK, karena penegakan hukum tetap dilakukan," tandas Pram.
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
01
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8328 Kali
02
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5759 Kali
03
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3602 Kali
04
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2434 Kali
05
ABOUT BALI
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026