Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 4 November 2026
Afghanistan Kembali Diguncang Gempa Magnitudo 6,3
BERITABALI.COM, DUNIA.
Afghanistan kembali diguncang gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,3 pada Rabu (11/10) di kota Herat.
Berdasarkan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) yang dilansir dari AFP, gempa bumi itu terjadi pukul 05.10 waktu setempat dengan pusat gempa sekitar 29 kiloeter sebelah utara kota Herat.
Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai korban gempa bumi yang terjadi pada hari ini.
Gempa ini terjadi menyusul bencana yang pertama pada Sabtu (7/10) pagi lalu. Akhir pekan lalu, Herat juga dilanda gempa bumi beruntun yang memakan korban jiwa.
Juru bicara Kementerian Penanggulangan Bencana Mullah Janan Sayeq mengatakan Afghanistan belum pernah mengalami gempa bumi sedahsyat ini. Ia mencatat sebanyak 2.035 orang dari 13 desa meninggal dunia hingga Minggu (8/10).
"Kami berupaya semaksimal mungkin untuk perawatan korban kejadian," kata Mullah Janan Sayeq, seperti diberitakan AFP, Minggu (8/10).
"Operasi pencarian di lokasi di daerah yang terkena dampak sedang berlangsung," imbuhnya.
Selain itu, Sayeq awalnya mengatakan terdapat lebih dari 9 ribu orang terluka akibat gempa. Namun, ia menarik kembali angka tersebut karena didapat dari jumlah penduduk di daerah yang terkena dampak.
AFP melaporkan terdapat lebih dari 1.300 rumah roboh setelah gempa berkekuatan magnitudo 6,3 menghantam Kota Herat, Afghanistan, pada Sabtu (7/10). Terdapat delapan gempa susulan yang mengguncang kota tersebut.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 588 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 464 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan