Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 30 Oktober 2026
Air Laut Surut, Penyeberangan di Gilimanuk Terganggu
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Aktivitas pelayanan penyeberangan di Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, mengalami gangguan pada hari Minggu (02/07/2023) akibat KMP (Kapal Motor Penumpang) di dermaga LCM tidak dapat sandar karena terjadi surutnya air laut di Selat Bali.
Informasi yang diperoleh menyebutkan bahwa surutnya air laut dimulai sejak pukul 17.00 WITA. Dampaknya, pelayanan penyeberangan terganggu dan antrean kendaraan tidak dapat dihindari.
Nyoman Agus Sugiarta, selaku Kepala BPTD (Balai Pengelola Transportasi Darat) Pelabuhan Gilimanuk, mengungkapkan bahwa surutnya air menjadi penyebab kapal tidak dapat sandar di dermaga LCM.
"Air surut mulai dari pukul 17.00, sehingga pelayanan tidak maksimal dan mengakibatkan antrean kendaraan roda empat hingga keluar dari area pelabuhan," jelasnya.
Namun, pada pukul 19.00 WITA, air laut kembali pasang dan kapal-kapal sudah dapat sandar untuk melakukan bongkar muat. "Pada jam 19.00, air sudah mulai pasang, dan kapal-kapal sudah dapat sandar untuk melakukan bongkar muat," tambahnya.
Gangguan ini menimbulkan keterlambatan dalam proses penyeberangan dan mengakibatkan antrean kendaraan di Pelabuhan Gilimanuk. Dengan kembalinya air pasang, diharapkan pelayanan penyeberangan dapat berjalan normal kembali dan antrean kendaraan dapat terurai.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6005 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4685 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2663 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2326 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2241 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan