Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 9 Agustus 2026
Aksi Elon Musk Bikin Harga Dogecoin Langsung Meroket!
BERITABALI.COM, DUNIA.
Orang terkaya di dunia yang juga pendiri Tesla, Elon Musk tidak berhenti membuat sensasi di dunia kripto. Terbaru, dia membuat harga Dogecoin atau DOGE meningkat signifikan.
Pasalnya, dalam gelaran Gigafactory Tesla terbaru di Texas, Elon Musk tiba-tiba melakukan pertunjukan drone kecil yang diberi nama "Cyber Rodeo" yang menampilkan maskot Shiba Inu yang menjadi ciri khas Dogecoin.
Dalam acara yang diperkirakan dihadiri lebih dari 15 ribu orang itu, nampak simbol DOGE yang terbentuk dari Drone.
Tak lama setelah atraksi tersebut, harga Dogecoin pun langsung melonjak lebih dari 5% hingga mencapai USD0,1527. Meski kini sudah mulai kembali turun.
Elon Musk sebelumnya juga sudah membuat jagat media sosial ramai dengan idenya yang menawarkan pembayaran Twitter Blue dengan kripto Doge. Ia sendiri saat ini merupakan orang dengan pemegang saham Twitter terbesar.
Kripto yang dibangun Billy Markus dan Jackson Palmer sebelumnya sempat jadi bahan olokan, bersama Bitcoin yang saat itu masih dihargai tidak lebih dari 10 dolar AS.
Namun, akibat dari 'kekacauan' yang terjadi saat itu, kripto meme yang identik dengan Shiba Inu itu kini terus melesat hingga menjadi favorit orang terkaya dunia. (Sumber: Suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4424 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 1979 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1509 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 997 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 932 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun