Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 14 Agustus 2026
Aktivitas Harian TikTok Global Lebih dari 1 Miliar
BERITABALI.COM, DUNIA.
Selama beberapa tahun terakhir, aplikasi video pendek asal China, TikTok telah menjadi sensasi. Menurut laporan dari Science and Technology Innovation Board Daily, pengguna aktif harian global (DAU) sekarang melebihi 1 miliar.
TikTok sedang berjuang untuk menangani penggunanya. Saat mencapai angka 1 miliar, perusahaan harus berurusan dengan masalah login pengguna online.
Pengembangnya harus sementara memperluas kapasitasnya untuk memungkinkan pengguna baru mengaksesnya. Sebelumnya, dilansir laman Gizchina, Rabu (19/10/2022), hanya ada empat aplikasi dengan aktivitas harian global melebihi 1 miliar.
Aplikasi tersebut adalah Facebook, WhatsApp, Instagram dan YouTube. Namun, beberapa aplikasi lain seperti WeChat memiliki aktivitas harian sekitar 900 juta.
Menurut laporan lain dari E-commerce Daily, TikTok telah menetapkan target melebihi 1,05 miliar pengguna aktif harian global (DAU) pada akhir 2022.
Tingkat penetrasi global TikTok saat ini kurang dari 20 persen. Namun, Douyin, versi China memiliki tingkat penetrasi mendekati 54 persen. Jika mencapai tingkat penetrasi global 54 persen, TikTok akan meningkat lebih dari 2 miliar pengguna aktif harian.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4515 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2330 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1981 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1601 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1041 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun