Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
AMA Indonesia di Bali: AI Jangan Jadi Alasan Kurangi Tenaga Kerja
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan atau AI mendorong dunia usaha semakin agresif melakukan efisiensi. Namun, efisiensi dinilai tidak boleh hanya berujung pada pengurangan biaya maupun tenaga kerja.
Penguatan kualitas sumber daya manusia atau SDM menjadi kunci agar transformasi teknologi justru mampu menciptakan nilai ekonomi dan kekayaan yang berkelanjutan.
Persoalan ini menjadi perhatian Asosiasi Manajemen Indonesia atau AMA Indonesia dalam AMA Indonesia Conference 2026 – Executive Business Forum yang digelar di Prime Plaza Hotel Sanur, Bali, Jumat, 2 Oktober 2026.
Mengusung tema “From Management to Wealth Creation”, forum tersebut dihadiri sekitar 500 peserta dari kalangan profesional, entrepreneur, investor, akademisi hingga pelaku manajemen dari berbagai sektor.
Ketua Umum AMA Indonesia, Dr. Alex Denni, di Sanur, Denpasar mengatakan, Indonesia memiliki sumber daya alam yang besar, mulai dari minyak dan gas, emas, batu bara, tembakau hingga berbagai mineral.
Baca juga:
Revolusi Kecerdasan Buatan dalam Sensus Ekonomi 2026: Menuju Kedaulatan Data Indonesia Maju
Namun, potensi tersebut dinilai belum sepenuhnya dikelola secara optimal. Salah satu tantangannya adalah kualitas SDM, produktivitas, kecepatan belajar serta daya saing talenta Indonesia.
Menurutnya, kondisi tersebut membuat AMA Indonesia mendorong penguatan SDM, khususnya pada sektor-sektor yang memberikan kontribusi besar terhadap Produk Domestik Bruto atau PDB.
Setiap cabang dan badan pengurus cabang AMA di daerah juga didorong menentukan sektor prioritas sesuai karakteristik wilayah masing-masing.
Untuk Bali, sektor pariwisata dinilai menjadi salah satu sektor utama yang perlu mendapatkan perhatian, sementara UMKM dan koperasi disebut sebagai sektor yang wajib diperkuat.
Di tengah perkembangan teknologi yang semakin cepat, Alex mengingatkan perusahaan agar tidak hanya mengejar efisiensi melalui teknologi.
Baca juga:
Telkom Luncurkan AI Center of Excellence untuk Percepat Adopsi Kecerdasan Buatan di Indonesia
Sebab, semakin canggih dan terjangkaunya teknologi membuat dunia usaha terus mencari cara kerja yang lebih efisien. Kondisi ini harus diimbangi dengan peningkatan kemampuan tenaga kerja.
Alex mengatakan perusahaan perlu melakukan upskilling dan reskilling agar SDM mampu beradaptasi dan tidak tersisih akibat perubahan teknologi.
“Semua pemilik perusahaan, semua eksekutif perusahaan, kami imbau untuk mengadopsi teknologi, tetapi jangan lupa mempersiapkan SDM-nya dengan melakukan upskilling, reskilling, sehingga lapangan kerja tetap terbuka dan wealth creation bisa kita wujudkan,” katanya.
Sementara itu, Komisaris Utama dan Komisaris Independen PT Pertamina Hulu Energi, Denny Januar Ali, mengatakan Indonesia membutuhkan lompatan ekonomi untuk menuju negara modern.
Menurutnya, perkembangan era digital dan AI telah membuat banyak hal di dalam korporasi harus ditata ulang.
Karena itu, para pengelola perusahaan membutuhkan pembaruan pengetahuan sekaligus pertukaran pengalaman lintas sektor.
“Pertemuan seperti ini setiap tahun itu juga adalah saling meng-update apa yang kita alami di tempat kita masing-masing,” ujarnya.
Forum AMA Indonesia Conference 2026 menghadirkan tujuh tokoh nasional sebagai narasumber, yakni Dr. Alex Denni, value investor Lo Kheng Hong, I Gusti Ngurah Anom atau Ajik Krisna selaku CEO PT Krisna Holding Company, Denny Januar Ali, Fajar Rizky Lucky selaku Direktur Keuangan dan SDM PT Peruri, serta Dr. Eman Sumirat, SE, M.Buss selaku akademisi dan praktisi keuangan dan investasi sekaligus Lecturer SBM ITB.
Pengurus AMA Bali Bidang Digital Experience, Dr. A A Ngurah Bagus Aristayudha, mengatakan pengembangan SDM tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, BUMN, organisasi dan perguruan tinggi diperlukan untuk memperluas akses pengembangan kompetensi masyarakat. Dalam forum tersebut, AMA Indonesia juga memberikan sejumlah penghargaan.
AMA Business & Professional Collaboration Appreciation 2026 diberikan kepada KADIN Badung-Bali, IHGMA Bali, REI Bali, JCI Bali, HIPMI Denpasar, HIPMI Badung, serta Ikatan Konsultan Pajak Indonesia Pengda Bali Nusra-Cabang Denpasar.
Sementara AMA Penghargaan Pengembangan Pendidikan & SDM 2026 diberikan kepada Universitas Udayana, Universitas Warmadewa, Universitas Triatma Mulya, Universitas Bali Internasional, Universitas Dhyana Pura dan STIKES Bina Usada.
Adapun Penghargaan Kepemimpinan & Pengembangan SDM AMA 2026 diberikan kepada Dr. Drs. I Nyoman Gede Astina, M.Pd., CHT., CHA. Forum ini sekaligus menjadi bagian dari agenda nasional AMA Indonesia dan pelaksanaan Rakornas AMA Indonesia di Bali.
Melalui tema “From Management to Wealth Creation”, AMA menegaskan bahwa manajemen tidak cukup hanya menghasilkan efisiensi.
Transformasi teknologi harus diikuti dengan penguatan SDM, peningkatan produktivitas dan penciptaan nilai, sehingga perkembangan teknologi tidak justru mempersempit lapangan kerja, tetapi mampu menghasilkan kekayaan dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Dalam AMA Leadership Appreciation 2026 adapun penerima apresiasi dan kategorinya seperti, PT Pegadaian, Kategori atau Atas, Strategic Contribution dan Commitment to Business and Entrepreneurship Development, Diwakili, Bapak Edy Purwanto (Pemimpin Wilayah VII Denpasar), Denny Januar Ali, Ph.D, Kategori / Atas, Strategic Leadership dan Human Capital Development in Energy Sector kemudian Fajar Rizki, Kategori atau atas, Leadership Excellence in Digital Services dan Security in Digital Services dan Security Sector.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 737 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 559 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan