Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Anak-Anak di Negara Terinspirasi TikTok, Bersihkan Got Kampung
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Sekelompok anak-anak dari Dusun Tengah, Desa Tegal Badeng Barat, Kecamatan Negara, menunjukkan kepedulian mereka terhadap lingkungan dengan cara yang tak biasa.
Dipicu oleh video yang mereka tonton di platform TikTok, mereka turun langsung membersihkan saluran air atau got di sekitar tempat tinggal mereka.
Inisiatif ini dipelopori oleh Keanu Al Fatir (12), siswa SD Negeri 3 Tegalbadeng Barat. Bersama dengan sepuluh temannya, termasuk dari Madrasah Ibtidaiyah Negeri Desa Cupel, mereka melaksanakan aksi bersih-bersih pada Kamis sore (24/4/2025).
"Kami sering lihat orang luar negeri bersih-bersih got di TikTok, lalu saya ajak teman-teman untuk coba juga di kampung," ujar Keanu ketika dijumpai di sela kegiatan.
Aksi yang dimulai sekitar pukul 15.00 WITA itu dilakukan secara sederhana namun penuh semangat. Tanpa seragam khusus, mereka hanya mengenakan pakaian santai dan membawa alat seperti sapu lidi, karung plastik, serta sekop kecil. Dengan sigap, mereka mengangkat lumpur dan sampah dari saluran air yang kerap tersumbat saat musim hujan.
Got yang mereka bersihkan diketahui berada di titik strategis Dusun Tengah, yang kerap menjadi biang banjir karena tersumbat tumbuhan liar dan sampah rumah tangga. Lokasinya pun berada tak jauh dari area industri seperti Bali Maya dan Indobali, yang membuat aliran air mudah terganggu jika tidak rutin dibersihkan.
Aksi para bocah ini sempat membuat warga terkejut. Seorang penduduk mengaku awalnya khawatir anak-anak akan kelelahan. Namun kekhawatiran itu sirna melihat semangat mereka yang luar biasa.
Kepala Desa Tegalbadeng Barat, I Made Sudiana, turut menyampaikan apresiasi atas inisiatif ini. "Saya salut dengan anak-anak ini. Di era digital seperti sekarang, mereka membuktikan bahwa media sosial juga bisa menjadi sarana menumbuhkan kepedulian sosial," ucapnya.
Setelah dua jam bergelut dengan lumpur dan sampah, saluran air pun tampak bersih. Meski pakaian kotor dan tubuh mereka lelah, wajah anak-anak itu tetap sumringah. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa usia muda tidak menghalangi untuk berbuat sesuatu yang berdampak bagi lingkungan sekitar.
Aksi sederhana yang berawal dari inspirasi di media sosial ini menjadi pengingat bahwa perubahan bisa dimulai dari langkah kecil, bahkan oleh tangan-tangan mungil yang penuh semangat.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5858 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4605 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2576 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2214 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2198 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan