Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 10 Juni 2026
Anak Korban Pemerkosaan Bapak di Tabanan Urung Diperiksa Kejiawaannya
BERITABALI.COM, TABANAN.
Pihak Kepolisian urung melakukan pemeriksaan psikologi pada korban pemerkosaan oleh orangtua kandung di Tabanan karena sakit demam. Rencana pemeriksaan pada korban KAB, 13 tahun direncanakan pada pekan depan.
“Korban yang satunya sudah lengkap keterangannya. KAB, klo sudah sehat rencana kami tambah keterangan di berita acara pemeriksaan,” kata Kasat Reskrim Polres Tabanan AKP Aji Sekar Yoga Jumat, (4/11).
Selain itu, pemeriksaan pada ibu korban sekaligus istri tersangka juga tidak jadi dilakukan karena sakit. Pihak kepolisian akan melakukan pengecekan terhadap kesehatan ibu korban.
“Kami juga agendakan minggu depan,” ujarnya.
KAB, 13 tahun dan sepupunya LPA, 14 tahun merupakan korban pemerkosaan oleh I Kadek Eva Apridana, 42 yang merupakan bapak kandung KAB. Keduanya merupakan siswi SMP di Tabanan. Sementara peristiwa perkosaan ini dilakukan oleh pelaku saat kedua korban masih duduk di bangku sekolah dasar pada 2019.
Polisi juga akan melakukan pemeriksaan mental pelaku untuk melihat apakah ada kelainan atau tidak karena tega melakukan kekerasan pada anak dan orang dekatnya.
Pelaku I Kadek Eva Apridana, 42 mengaku jika melakukan pelecehan kepada anak karena tidak terpenuhi hasrat seksual dari sang istri. Ia beralasa istrinya sakit.
Perbuatan bejat I Kadek Eva Apridana terbongkar ketika guru di sekolah anak korban curiga, KAB, 13 tahun sering murung bahkan tidak bisa mengikuti pelajaran dengan sebagaimana mestinya. Mengetahui hal itu, pihak sekolah akhirnya melaporkan peristiwa itu pada polisi.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli