Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Jumat, 25 September 2026
Anggota Persotab Diminta Ikut Cegah Aksi Terorisme di Bali
Rabu, 20 Januari 2016,
09:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Sopir taksi di Bali diminta ikut membantu pemerintah dalam upaya memerangi aksi terorisme. Sopir taksi yang tengah bekerja di lapangan diminta segera melapor jika mengetahui informasi mencurigakan terkait aksi terorisme.
Hal ini disampaikan Ketua Persatuan Sopir Taksi Bali (Persotab), Wayan Witra, bersama wakilnya, Rangkuti, di Denpasar (19/1/2016).
"Kita mengimbau para supir taksi di lapangan agar ikut menjaga keamanan Bali, karena kalau Bali tidak aman bagaimana kita bisa bekerja mencari uang,"ujarnya.
Menurut Witra, anggota Persotab kini berjumlah sekitar 6.000 orang tersebar di berbagai lokasi di Bali seperti wilayah Kuta, Seminyak, Denpasar, dan lokasi lainnya.
"Terbanyak memang di wilayah Kuta dan Seminyak. Mereka para anggota sudah kita minta untuk ikut jaga keamanan Bali, ikut jaga keamanan dan kenyamanan wisatawan yang berlibur ke Bali. Rasa aman ini ini penting bagi Bali yang merupakan daerah tujuan wisata dunia,"ujarnya.
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
01
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8352 Kali
02
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5769 Kali
03
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3613 Kali
04
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2443 Kali
05
ABOUT BALI
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026