Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Angka Golput dan Suara Tidak Sah Pilkada Klungkung Tembus 48 Ribu Lebih
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Pilkada serentak di Kabupaten Klungkung mencatatkan suara golput dan suara tidak sah sekitar 48 ribu lebih dari total DPT Kabupaten Klungkung berjumlah 168.830 pemilih.
Menariknya, suara golput atau tidak sah tersebut lebih tinggi dari perolehan suara dua Paslon Pilkada Klungkung diantaranya paslon nomor 1 (Astaguna) yang meraih total 24.557 suara dan paslon nomor 3 (Jaya) yang memperoleh 31.646 suara.
Berdasarkan hasil pleno penghitungan dan penetapan hasil perolehan suara untuk Pilgub Bali dan Pilkada Klungkung tahun 2024. Jumlah DPT (data pemilih tetap) di Kabupaten Klungkung sebanyak 168.830 pemilih. Namun suara yang sah untuk Pilkada Klungkung tercatat 120.017 pemilih. Sehingga ada 48.813 suara golput dan suara yang tidak sah.
Dengan angka - angka tersebut, tingkat partisipasi pemilih di Klungkung untuk Pilkada Klungkung hanya di kisaran 73,45 persen, praktis kondiski tersebut membuat KPU Kabupaten Klungkung belum bisa memenuhi target parmas yang diberikan sebesar 78 persen.
"KPU Kabupaten Klungkung akan melakukan evaluasi secara menyeluruh untuk mencari tau faktor utama penyebab cukup tingginya angka golput tersebut," Kata Ketua KPU Klungkung, Ketut Sudiana, Kamis (5/12/2024).
Menurut Sudiana, kemungkinan ada berbagai faktor yang menyebabkan banyaknya warga klungkung golput atau tidak datang ke TPS untuk memilih. Salah satunya kemungkinan karena banyaknya kegiatan adat yang bertepatan dengan hari pencoblosan 27 November 2024 lalu.
Beberapa desa di Kecamatan Banjarangkan, misalnya, menggelar upacara adat besar seperti penyineban Ida Bhatara Pura Agung Kentel Gumi yang merupakan bagian dari rangkaian karya ngusaba dan tawur labuh gentuh, yang hanya dilakukan setiap 10 tahun sekali.
"Di Kecamatan Nusa Penida, banyak warga yang melaksanakan upacara adat seperti pitra yadnya atau ngaben, sehingga tidak sempat datang ke tempat pemungutan suara (TPS)," jelas Sudiana.
Meskipun demikian, secara umun jalannya pemungutan suara Pilkada serentak di Kabupaten Klungkung sudah berjalan dengan baik dan ancar, tidak sampai ada PSU (pemungutan suara ulang) baik di Pilgub ataupun Pilbup.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3893 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2856 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2043 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1997 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1805 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun