Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Antisipasi Kebakaran, Polres Buleleng Petakan Jalur Perbukitan
BERITABALI.COM, BULELENG.
Polres Buleleng menggandeng komunitas trail untuk memetakan jalur menuju kawasan perbukitan yang rawan kebakaran. Langkah ini dilakukan untuk mengetahui akses tercepat bagi petugas ketika terjadi kebakaran, terutama di lokasi yang sulit dijangkau kendaraan pemadam.
Kapolres Buleleng AKBP Ruzi Gusman mengatakan pemetaan jalur diperlukan karena sejumlah kawasan perbukitan memiliki medan yang sulit. Di sisi lain, Polres Buleleng masih memiliki keterbatasan sarana pemantauan udara seperti drone.
Karena itu, komunitas trail dilibatkan untuk membantu memetakan jalur menuju kawasan lahan kering. Pemetaan mencakup akses yang masih dapat dilalui sepeda motor, termasuk jalur yang memungkinkan petugas membawa air dan peralatan untuk melakukan pemadaman awal.
"Ke depan kita akan buatkan peta besarnya sebagai langkah untuk mengantisipasi dan mempercepat penanganan apabila terjadi kebakaran," ujar AKBP Ruzi, dikonfirmasi Senin (14/9).
Kerja sama dengan komunitas trail tersebut telah mulai dilakukan di wilayah Celukan Bawang. Selanjutnya, pemetaan akan dikembangkan ke wilayah Gerokgak dan Lemukih.
Peta jalur tersebut nantinya diharapkan memberikan gambaran akses menuju titik kebakaran. Dengan demikian, petugas dapat segera menentukan jalur tercepat tanpa harus mencari akses alternatif ketika kebakaran terjadi di kawasan perbukitan.
AKBP Ruzi menjelaskan, setelah menerima informasi mengenai kebakaran, petugas akan terlebih dahulu bergerak menuju lokasi untuk melakukan pemadaman awal. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah api meluas.
Apabila api masih dapat dikendalikan, petugas akan melakukan pemadaman secara langsung. Namun, jika kebakaran berkembang dan membutuhkan penanganan lebih besar, Polres Buleleng akan berkoordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran untuk mendapatkan bantuan.
"Upaya pertama, kita lakukan upaya pemadaman terlebih dahulu sambil menunggu jika berkembang, menghubungi pemadam kebakaran yang ada," katanya.
Untuk memperkuat penanganan kebakaran, Polres Buleleng juga meningkatkan koordinasi dengan sejumlah stakeholder. Di antaranya BPBD, SAR, pecalang, serta perangkat terkait lainnya.
Upaya antisipasi tersebut dilakukan di tengah masih tingginya ancaman kebakaran lahan di Buleleng. Berdasarkan data Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Buleleng, pada Sabtu (12/9) tercatat enam laporan kebakaran lahan.
Kepala Damkarmat Buleleng Gede Arya Suardana mengatakan enam titik kebakaran tersebut tersebar di lima kecamatan.
Lokasi kebakaran meliputi Desa Julah, Kecamatan Tejakula; Desa/Kecamatan Kubutambahan; Lingkungan Penataran, Kelurahan/Kecamatan Buleleng; Desa Tigawasa, Kecamatan Banjar; serta Desa Ularan dan Pangkungparuk, Kecamatan Seririt.
"Dari enam lokasi ini, total luas lahan yang terdampak kebakaran mencapai 3 hektare 63 are," ungkap Arya Suardana.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5707 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4587 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2542 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2193 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2183 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan