Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
As Damkar Buleleng Lepas dan Hilang, Satu Armada Tak Bisa Dipakai
BERITABALI.COM, BULELENG.
Satu dari tujuh armada pemadam kebakaran (Damkar) di Kabupaten Buleleng tidak dapat digunakan setelah bagian as panjang kendaraan lepas dan hilang. Kondisi tersebut membuat saat ini hanya enam armada Damkar yang siap dioperasikan.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Buleleng, Gede Arya Suardana, mengatakan armada yang mengalami kerusakan merupakan mobil Borneo berkapasitas 5.000 liter.
Kerusakan terjadi pada Selasa (15/9) setelah armada tersebut digunakan menangani kebakaran di Desa Ambengan, Kecamatan Sukasada. Saat perjalanan kembali menuju pos di Jalan Dahlia, bagian as panjang kendaraan lepas di Jalan Dewi Sartika, tepatnya di depan kantor BPN Buleleng.
Akibat kerusakan tersebut, kendaraan tidak dapat melanjutkan perjalanan dan harus didorong menggunakan armada Damkar lainnya.
"Ini as panjang yang berhubungan dengan power take off (PTO). Alat yang menyalurkan tenaga mesin untuk menyemprotkan," ujar Arya, Kamis (17/9).
Menurut Arya, komponen yang lepas memiliki panjang sekitar 50 sentimeter. Berdasarkan informasi warga, komponen tersebut diduga diambil seorang anak muda yang melintas menggunakan sepeda motor.
Hingga Kamis (17/9), komponen tersebut belum ditemukan. Damkarmat Buleleng meminta masyarakat yang menemukan bagian kendaraan tersebut untuk mengembalikannya ke kantor Damkarmat Buleleng di Jalan Dahlia.
"Kepada warga yang menemukan, mohon kiranya dikembalikan kepada kami di Jalan Dahlia atau Damkar. Karena ini unitnya sangat langka," harapnya.
Arya menjelaskan komponen tersebut sulit ditemukan karena armada Borneo yang mengalami kerusakan merupakan kendaraan keluaran sekitar 1992. Apabila komponen tidak ditemukan, Damkarmat Buleleng harus memesan suku cadang pengganti secara khusus.
Usia kendaraan menjadi salah satu kendala dalam menjaga kesiapan armada Damkarmat Buleleng. Meski pemeliharaan rutin dilakukan, sejumlah komponen tetap berisiko mengalami kerusakan akibat faktor usia dan penggunaan kendaraan.
Saat ini, Buleleng memiliki tujuh armada Damkar yang masih aktif. Sebanyak dua unit ditempatkan di Pos Damkar Kubutambahan, dua unit di Pos Damkar Seririt, dan tiga unit lainnya disiagakan di Pos Damkar Induk Buleleng.
Selain perbaikan armada, Damkarmat Buleleng telah mengagendakan pengadaan kendaraan penyelamatan pada 2026. Kendaraan tersebut akan digunakan untuk mendukung penanganan berbagai keadaan darurat, termasuk evakuasi ular.
Sementara untuk penambahan armada pemadam kebakaran, Damkarmat Buleleng berharap dapat memperoleh dua unit tambahan pada 2027.
Terpisah, Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra mengatakan telah menginstruksikan agar armada yang rusak segera diperbaiki. Perbaikan dapat menggunakan anggaran perubahan yang masih tersedia.
Sebagai langkah antisipasi, armada dari Pos Damkar Kubutambahan dan Seririt juga berpotensi ditarik sementara untuk memperkuat Pos Induk di Singaraja.
Sutjidra mengakui jumlah armada Damkar di Buleleng masih belum ideal. Pengadaan kendaraan dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan kemampuan anggaran daerah.
Menurutnya, tambahan armada dibutuhkan, terutama saat musim kemarau ketika kejadian kebakaran cukup sering terjadi.
"Ini sangat penting sekali karena di Buleleng setiap tahun pasti banyak (kebakaran). Terutama di musim kemarau ini sering terjadi kebakaran," ungkapnya.
Pemkab Buleleng berencana mengupayakan pengadaan dua armada Damkar berukuran besar pada 2027. Armada tersebut nantinya diprioritaskan untuk memperkuat Pos Induk Damkarmat Buleleng. "Kalau 2027 saya usahakan untuk dua tambahan lagi. Astungkara," tandasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5686 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4587 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2530 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2191 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2183 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan