Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Asal Senpi Ilegal di Denpasar Diduga dari Polisi Jual Pistol Rp30 Juta
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Denpasar mengungkap kasus dugaan kepemilikan senjata api (senpi) ilegal beserta lima butir amunisi. Dalam pengembangan kasus tersebut, seorang anggota polisi disebut diduga menjual senjata api kepada penadah berinisial ARM seharga Rp30 juta.
ARM diamankan polisi di rumahnya di kawasan Jalan Kaswari Gang Cempaka 1, Banjar Semaga Penatih, Denpasar Timur, pada 18 Agustus 2026 sekitar pukul 19.30 Wita.
Pengungkapan kasus tersebut bermula dari laporan masyarakat. Personel Satreskrim Polresta Denpasar yang dipimpin Kompol Agus Riwayanto Diputra melakukan penyergapan di rumah ARM.
Dalam penggeledahan, polisi mengamankan ARM beserta barang bukti satu pucuk senjata api jenis Makarov Baikal warna silver dan lima butir peluru kaliber 32 ACP.
Setelah diamankan, ARM menjalani pemeriksaan di Polresta Denpasar. Dalam pemeriksaan tersebut, ARM mengaku memperoleh senjata api itu dari seorang anggota polisi yang disebut bertugas di Polres Gianyar.
"Pelaku mengaku membeli senpi dari seorang Polisi yang bertugas di Polres Gianyar," ucap sumber.
ARM juga menyebut senjata api tersebut dibeli seharga Rp30 juta beserta lima butir amunisi. Transaksi disebut berlangsung di rumah ARM di kawasan Jalan Kaswari Gang Cempaka 1, Denpasar Timur, pada akhir 2025.
"Setelah menyerahkan uang ke Polisi tersebut, pelaku ARM lantas menerima senpi jenis berikut 5 butir pelurunya," ungkap sumber.
Anggota polisi yang disebut dalam pengakuan ARM berinisial I Gede WT (33), yang beralamat di Banjar Pekandelan Batuan, Sukawati, Gianyar.
Dalam perkembangan penyelidikan, I Gede WT telah dipanggil dan menjalani pemeriksaan. Berdasarkan informasi yang diperoleh, ia juga mengakui menjual senjata api tersebut kepada ARM seharga Rp30 juta.
Kasatreskrim Polresta Denpasar Kompol Agus Riwayanto Diputra membenarkan adanya pemeriksaan terhadap anggota polisi tersebut. Namun, ia belum membeberkan kronologi secara rinci karena perkara masih dalam tahap pendalaman.
"Masih didalami ya, nanti Kasi Humas infonya akan diberikan. Biar kami fokus ke penyelidikannya," tegas mantan Kapolsek Kuta ini.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/spy
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 737 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 559 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan