Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Ayah di Buleleng Didorong Lebih Aktif Dampingi Anak di Era Digital
BERITABALI.COM, BULELENG.
Para ayah di Kabupaten Buleleng, Bali, didorong lebih aktif mendampingi anak di tengah kesibukan bekerja dan penggunaan gadget yang semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Dorongan tersebut disampaikan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PMDPPKB) Buleleng melalui sosialisasi program Sangkepan Bape Cager, Jumat (18/9/2026).
Sosialisasi dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dan diikuti perangkat desa. Kegiatan tersebut bertujuan mendorong orang tua, khususnya ayah, membangun hubungan yang baik dengan anak melalui pola asuh yang interaktif dan hangat.
Kepala Dinas PMDPPKB Buleleng, Made Supartawan, mengatakan kesibukan bekerja dan kelelahan setelah pulang kerja terkadang membuat waktu orang tua bersama anak menjadi berkurang.
Menurut Supartawan, ayah perlu mampu membagi waktu antara pekerjaan dan keluarga. Peran ayah juga dinilai penting untuk tetap hadir dan berinteraksi dengan anak di tengah perkembangan era digital.
"Kami dalam sosialisasi ini mengundang narasumber dari praktisi psikolog dan edukator keluarga, yaitu Ibu Tasya Yumika yang merupakan pimpinan sekolah PKBM Kesetaraan Insan Mulia Utama," ujar Supartawan.
Ayah Diminta Tidak Hanya Fokus Bekerja
Supartawan berharap peserta sosialisasi tidak hanya mengikuti kegiatan, tetapi juga aktif berdiskusi mengenai pola asuh anak.
Pengetahuan yang diperoleh dari kegiatan tersebut diharapkan dapat diteruskan kepada masyarakat di desa masing-masing, sehingga pemahaman mengenai pola asuh dan keterlibatan ayah dalam keluarga dapat semakin luas.
Ia juga mendorong orang tua meningkatkan interaksi dengan anak, baik ketika berada di rumah maupun saat beraktivitas di luar rumah.
Menurutnya, interaksi langsung antara orang tua dan anak menjadi bagian penting dalam membangun kedekatan keluarga. Waktu anak juga diharapkan tidak hanya dihabiskan untuk bermain gadget.
Orang tua didorong memanfaatkan waktu bersama untuk berkomunikasi dan melakukan berbagai aktivitas bersama, baik dengan ayah maupun ibu.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5686 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4587 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2530 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2191 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2183 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan