Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 24 Agustus 2026
Badung Prioritaskan Underpass Simpang Udayana dan Akses Tol Baru
BERITABALI.COM, BADUNG.
Pemerintah Kabupaten Badung terus mendorong pembangunan infrastruktur dengan melakukan pembebasan lahan untuk proyek strategis.
Salah satu prioritas utama adalah pembangunan underpass di Simpang Udayana yang akan menghubungkan Gatot Subroto Barat ke Canggu dan Terminal Mengwi.
"Kami berharap ini segera terwujud karena sudah menjadi program kami," ujar Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, Rabu (12/3/2025), di Puspem Badung.
Baca juga:
Pisah Sambut Bupati dan Wakil Bupati Badung, Adi-Cipta Ucapkan Terima Kasih untuk Giri-Asa
Selain itu, Pemkab Badung juga mempertimbangkan percepatan akses dari Bandara Ngurah Rai ke kawasan akomodasi di selatan Bali. Bahkan, ada wacana membangun jalan tol baru, meski masih menunggu kepastian kewenangan dan skema pembiayaan.
"Apakah nanti berbentuk business to business (B2B) atau bagaimana, masih dikaji. Yang jelas, jika tol ini bisa diperpanjang hingga Sawangan, kemacetan di sekitar GWK bisa lebih terurai," tambahnya.
Pemerintah Badung kini tengah menyusun langkah strategis untuk memastikan proyek-proyek ini dapat segera direalisasikan demi mendukung pertumbuhan ekonomi dan kelancaran mobilitas masyarakat.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4640 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2447 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2094 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1703 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1135 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun