Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 22 September 2026
Bali Rencanakan Bangun Rumah Sakit Pengguna Narkoba
denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Gubernur Bali, Made Mangku Pastika menyatakan Pemprov Bali berencana akan membangun rumah sakit pengguna narkoba di Bali. Ini dilakukan untuk membantu pemerintah pusat dalam memberantas penyalahgunaan narkoba.
Hal ini disampaikan Gubernur Bali, Made Mangku Pastika, saat menerima kunjungan dari Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol DR Anang Iskandar, S.lk, SH, MH, di ruangan kerja Gubernur, Kamis (21/11). Dalam kesempatan itu, Komjen Anang menjelaskan tugas berat BNN untuk saat ini adalah merubah mindset masyarakat tentang para pengguna narkoba.
Hingga saat ini, para pengguna narkoba diartikan penjahat oleh masyarakat dan harus ditahan atau dijebloskan ke penjara. Sementara BNN ingin agar aturan tersebut diubah bahwasanya para pengguna tidak harus ditahan, namun mereka harus dibawa ke pusat rehabilitasi untuk dipulihkan. Sebaliknya para pengedar, pengecer dan kurir lah yang harus dihukum berat.
Untuk kelancaran rencana tersebut, maka diharapkan peran serta pemerintah daerah dalam kerja sama dengan rumah sakit-rumah sakit yang ada daerah untuk melayani rehabilitasi bagi para pengguna obat-obatan haram tersebut.
Gubernur menyambut baik rencana tersebut. Menurutnya perang melawan narkoba itu bagaikan perang melawan monster yang sangat besar, karena peredaran narkoba itu menggunakan uang yang tidak terbatas dan lintas negara, sementara penegak hukum mempunyai dana yang terbatas dan punya batas wilayah.
“Pemprov Bali siap membantu dengan memfasilitasi rumah sakit-rumah sakit di Bali, namun masalah anggaran harus jelas terlebih dahulu, jika semua sudah jelas maka pihak BNN bisa melakukan perjanjian kerja sama dengan pihak rumah sakit,” tegas Pastika.
Mengenai penanggulangan narkoba, Pastika menekankan bahwa pencegahan harus diutamakan daripada pengobatan. Dalam kesempatan itu, Gubernur juga mengungkapkan rencananya untuk membangun rumah sakit khusus rehabilitasi pengguna narkoba.
“Itu rencana saya ke depan, mudah-mudahan bisa terealisasi secepatnya”.
Hingga saat ini peredaran narkoba di Indonesia khusunya Bali sangat tinggi. Data terakhir para pengguna narkoba di Bali berjumlah 55.530 pengguna, 20 ribu di antaranya menggunakan narkoba dengan cara disuntik, yang efeknya lebih dahsyat karena bisa menularkan penyakit berbahaya lainnya seperti HIV AIDS. Gubernur menegaskan bahwa ini merupakan tanggung jawab moralnya untuk menjadikan Bali tetap aman dan damai. [bbn/hms]
Reporter: -
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8277 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5727 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3577 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2422 Kali
ABOUT BALI
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar