Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Baliho "Berkumis" Jadi Polemik

Negara

Rabu, 4 Juni 2008, 20:18 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Jembrana memang sudah hampir bersih dari baliho bergambar calon gubernur, namun kehadiran baliho berjuang untuk kurangi kemiskinan (berkumis) di beberapa tempat strategis di Jembrana menimbulkan polemik.

Dalam rapat antara panwas dengan masing-masing tim sukses pasangan calon beberapa waktu lalu memang disepakati semua atribut, baliho, spanduk kreatif yang mengandung multitafsir dan berkonotasi terhadap salah satu calon dilarang untuk dipasang.

Tentang baliho berkumis, ketika dikonfirmasi kepada Ketut Subanda, Ketua Tim Kampanye Pasangan I Gede Winasa-IGB Alit Putra (Win-Ap) menolak jika baliho berkumis itu milik mereka. “Itu kan billboard komersial, silahkan tanyakan ke dinas terkait yang mengeluarkan ijin,” ujar Subanda yang juga anggota dewan dari Partai Demokrat.

Sedangkan Putu Kama salah seorang relawan Win-Ap mengatakan tidak ada dasarnya mengatakan kalau baliho berkumis itu sebagai sebuah bentuk kampanye karena tidak mengandung unsur gambar kandidat dan nomor urut. “Kalau yang seperti itu dikatakan kampanye, nanti setiap ada billboard warna merah atau kuning minta diturunkan dong,”ujar Putu Kama.

Sedangkan pihak Panwas sudah mengirimkan surat resmi ke Dinas Inyahud yang menangani perijinan billboard tersebut.

Ketua Panwas Pilgub Kabupaten Jembrana, Ni Putu Witari mengatakan, selain minta kejelasan ke dinas Inyahud, pihaknya akan segera membuat polling kepada masyarakat Jembrana terkait baliho berkumis tersebut layak diturunkan atau tidak.

"Demi keadilan kita akan melakukan polling agar tidak menimbulkan polemik di masyarakat,” ujar Witari (eps)
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami