Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 29 Juli 2026
Baliho "Berkumis" Jadi Polemik
Negara
Rabu, 4 Juni 2008,
20:18 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Jembrana memang sudah hampir bersih dari baliho bergambar calon gubernur, namun kehadiran baliho berjuang untuk kurangi kemiskinan (berkumis) di beberapa tempat strategis di Jembrana menimbulkan polemik.
Dalam rapat antara panwas dengan masing-masing tim sukses pasangan calon beberapa waktu lalu memang disepakati semua atribut, baliho, spanduk kreatif yang mengandung multitafsir dan berkonotasi terhadap salah satu calon dilarang untuk dipasang.
Tentang baliho berkumis, ketika dikonfirmasi kepada Ketut Subanda, Ketua Tim Kampanye Pasangan I Gede Winasa-IGB Alit Putra (Win-Ap) menolak jika baliho berkumis itu milik mereka. “Itu kan billboard komersial, silahkan tanyakan ke dinas terkait yang mengeluarkan ijin,†ujar Subanda yang juga anggota dewan dari Partai Demokrat.
Sedangkan Putu Kama salah seorang relawan Win-Ap mengatakan tidak ada dasarnya mengatakan kalau baliho berkumis itu sebagai sebuah bentuk kampanye karena tidak mengandung unsur gambar kandidat dan nomor urut. “Kalau yang seperti itu dikatakan kampanye, nanti setiap ada billboard warna merah atau kuning minta diturunkan dong,â€ujar Putu Kama.
Sedangkan pihak Panwas sudah mengirimkan surat resmi ke Dinas Inyahud yang menangani perijinan billboard tersebut.
Ketua Panwas Pilgub Kabupaten Jembrana, Ni Putu Witari mengatakan, selain minta kejelasan ke dinas Inyahud, pihaknya akan segera membuat polling kepada masyarakat Jembrana terkait baliho berkumis tersebut layak diturunkan atau tidak.
"Demi keadilan kita akan melakukan polling agar tidak menimbulkan polemik di masyarakat,†ujar Witari (eps)
Dalam rapat antara panwas dengan masing-masing tim sukses pasangan calon beberapa waktu lalu memang disepakati semua atribut, baliho, spanduk kreatif yang mengandung multitafsir dan berkonotasi terhadap salah satu calon dilarang untuk dipasang.
Tentang baliho berkumis, ketika dikonfirmasi kepada Ketut Subanda, Ketua Tim Kampanye Pasangan I Gede Winasa-IGB Alit Putra (Win-Ap) menolak jika baliho berkumis itu milik mereka. “Itu kan billboard komersial, silahkan tanyakan ke dinas terkait yang mengeluarkan ijin,†ujar Subanda yang juga anggota dewan dari Partai Demokrat.
Sedangkan Putu Kama salah seorang relawan Win-Ap mengatakan tidak ada dasarnya mengatakan kalau baliho berkumis itu sebagai sebuah bentuk kampanye karena tidak mengandung unsur gambar kandidat dan nomor urut. “Kalau yang seperti itu dikatakan kampanye, nanti setiap ada billboard warna merah atau kuning minta diturunkan dong,â€ujar Putu Kama.
Sedangkan pihak Panwas sudah mengirimkan surat resmi ke Dinas Inyahud yang menangani perijinan billboard tersebut.
Ketua Panwas Pilgub Kabupaten Jembrana, Ni Putu Witari mengatakan, selain minta kejelasan ke dinas Inyahud, pihaknya akan segera membuat polling kepada masyarakat Jembrana terkait baliho berkumis tersebut layak diturunkan atau tidak.
"Demi keadilan kita akan melakukan polling agar tidak menimbulkan polemik di masyarakat,†ujar Witari (eps)
Berita Jembrana Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2940 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2014 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026