Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 8 Mei 2026
Ban Meletus, Ikan Berserakan
Gilimanuk
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Gara-gara ban belakang meletus, Misubishi L 300 Pick Up DK 9915 WD yang sedang mengangkut ribuan ikan terguling di jalan Denpasar-Gilimanuk tepatnya di wilayah hutan Penginuman, Gilimanuk, Kamis (16/10). Akibatnya ribuan ikan yang sedianya akan dibawa ke Muncar, Banyuwangi, tumpah berserakan memenuhi badan jalan sehingga arus lalu lintas macet.
Dari informasi yang diperoleh, kejadian bermula dari pick up yang dikemudikan Mashud (43) asal Air Kuning, Jembrana melaju dengan kecepatan tinggi dari arah timur. Saat memasuki TKP, tiba-tiba ban belakang kanan mobil tersebut meletus yang membuat mobil tersebut oleng.
Mashud kebingungan lalu menginjak rem untuk menghentikan laju kendaraannya. Namun usahanya tersebut justru menimbulkan petaka. Mobil itu bukannya berhenti tetapi malah berputar lalu terguling dan baru berhenti dalam posisi miring dengan kepala mobil menghadap ke timur, setelah terperosok ke dalam got.
Kejadian ini membuat ribuan ikan yang diangkutnya berserakan memenuhi badan jalan. "Mobil itu datang dari arah timur dengan kecepatan tinggi. Tiba-tiba oleng lalu terguling karena bannya meletus membuat muatannya tumpah memenuhi jalan,"ujar seorang saksi mata.
Kendatipun mengalami kecelakaan cukup parah, Mashud selamat dan hanya mengalami luka ringan di bagian kepalanya. "Saya kaget karena tiba-tiba ban belakang kanan mobil saya meletus. Lalu saya injak rem namun malah mobilnya terguling," Mashud di Puskesmas Gilimanuk. (dey)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 738 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 671 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 491 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 472 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik