Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 30 Oktober 2026
Bandara Ngurah Rai Siaga Penuh
BERITABALI.COM, BADUNG.
PT. Angkasa Pura Bandara Ngurah Rai Bali siaga penuh. Pihak bandara mewajibkan seluruh penumpang penerbangan internasional untuk melewati alat termal scanner atau alat pendeteksi panas tubuh. Kebijakan ini merupakan tindak lanjut terhadap penularan flu babi dan penyakit migrasi lainnya seperti flu burung, SARS dan flu Singapura.
Human Resources dan General Affair Manager PT. Angkasa Pura Bandara Ngurah Rai Bali Alex Pudjianto, ketika ditemui beritabali.com di Tuban (29/4) menyatakan, pengecekan dengan termal scanner juga berlaku bagi penumpang VIP.
Langkah ini merupakan bentuk siaga penuh pengelola Bandara Ngurah Rai terhadap berbagai penyakit.“Bandara Ngurah Rai ini siaga penuh, semua penumpang yang datang termasuk awak pesawat dan penumpang VIP, harus melewati prosedur pemeriksaan yang kami tetapkan, yakni dengan melewati thermal scanner dan body cleaner,” tegas Alex.
Alex Pudjianto menambahkan, tingkat kedatangan penumpang internasional di Bandara Ngurah Rai saat ini mengalami peningkatan dari rata-rata 6.200 penumpang perhari menjadi 6.900 penumpang perhari.Hingga saat ini terdapat 8 penerbangan langsung menuju Bali seperti dari Australia, Singapura, Jepang, Thailand, Dubai dan China.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6005 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4686 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2663 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2327 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2241 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan