Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Sabtu, 16 Mei 2026
Bangun Pariwisata Nusa Penida Dengan Sapta Pesona
Senin, 29 Agustus 2016,
06:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Pembangunan Daerah Pariwisata di Nusa Penida tidak bisa berjalan begitu saja tanpa Perencanaan yang matang. Jika kepariwisataan ini dibangun tanpa perencanaan maka suatu saat Nusa Penida menjadi kenangan pahit yang akan diwariskan kepada anak cucu dimasa depan. Oleh karena itu Aksi Sapta Pesona yang diluncurkan saat ini menjadi pintu masuk pembangunan Pariwisata di Nusa Penida.
Demikian disampaikan Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta saat menghadiri Penyelenggaraan Aksi Sapta Pesona di Nusa Penida, Sabtu (27/8) bertempat di Balai Desa Batununggul. Maka dari itu masyarakat Nusa Penida lanjut Bupati Nyoman Suwirta, harus memahami maksud dari 7 aspek Sapta Pesona serta mendukung pelaksanaanya demi pembangunan pariwisata di Nusa Penida yang lebih baik. Gerakan Aksi Sapta Pesona merupakan mimpi bersama untuk mengawal arah pembangunan pariwisata yang ada di Kabupaten Klungkung pada umumnya dan Nusa Penida Khususnya.
Untuk mewujudkan Nusa Penida menjadi kawasan pariwisata yang yang besar, harus dilakukan dari mulai yang sangat sederhana. Nusa Penida bisa jadi Kawasan Efektif Pariwisata (KEP), Kawasan Konservasi Perairan (KKP), Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN), tidak akan datang begitu saja.
Oleh karena itu Aksi Sapta Pesona yang diluncukan saat ini menjadi pintu masuk pembangunan Pariwisata di Nusa Penida. Untuk itu Pemerintah Kabupaten Klungkung sudah melakukan beberapa langkah diantaranya mempromosikan Nusa Penida dengan mengadakan festival.
Untuk tahun 2016 ini Nusa Penida Festival (NPF) telah memasuki kegiatan tahun ke- 3. Menurut rencana event tahunan ini akan dilaksanakan 7-9 Oktober mendatang. Melalui NPF harus bisa menunjukkan potensi yang ada yaitu alam dan budaya.
Keseimbangan alam dan budaya harus dijaga, bila tidak lambat laun pariwisata Nusa Penida akan ditinggalkan. Eksplorasi KKP secara besar-besaran tidak boleh terjadi. Selain mengadakan NPF, juga dilakukan komunikasi dengan Menteri Pariwisata Arif Yahya, untuk membangun pariwisata Nusa Penida, terutama pembangunan infrastruktur.
Kementerian Pariwisata RI akan segera membuat surat rekomendasi, agar seluruh Kementrian untuk mendukung KSPN Nusa Penida.
"Membangun Nusa Penida tidak semudah yang dibayangkan, juga tidak seruwet yang dibayangkan. Hal itu akan menjadi mudah bila dilakukan dengan komitmen yang kuat dan kerja nyata" kata Bupati Nyoman Suwirta.
Aksi Sapta Pesona yang diadakan di Kecamatan Nusa Penida merupakan suatu kegiatan yang harus diwujudkan dalam rangka menarik minat wisatawan berkunjung Ke Nusa Penida. Sapta Pesona yang terdiri dari 7 Aspek Pesona menuju Kawasan Strategis Pariwisata Nasional yang meliputi aman, tertib, bersih, indah, sejuk, ramah, dan kenangan.
Aksi Sapta Pesona diikuti oleh masyarakat Desa Batununggul Kecamatan Nusa Penida. sebelumnya kegiatan Sapta Pesona diawali dengan pembersihan lingkungan yang dilakukan di sekitar wilayah Desa Batununggul. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta pada kesempata tersebut didampingi Ny Ayu Suwirta, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata I Wayan Sujana,Camat Nusa Penida I Gusti Agung Putra Mahajaya, serta FKPC Nusa Penida.[bbn/hms/psk]
Berita Premium
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1392 Kali
02
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1059 Kali
03
04
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 900 Kali
05
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 801 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026