Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 30 Oktober 2026
Banjir Parah Melanda Dua Kecamatan di Jembrana
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Hujan deras yang melanda Kabupaten Jembrana sejak Kamis malam hingga Jumat (07/07/2023) sore telah menyebabkan bencana banjir parah.
Dampak terbesar dirasakan oleh dua kecamatan, yaitu Kecamatan Negara dan Kecamatan Jembrana. Cuaca ekstrem ini mengakibatkan sejumlah bencana alam, seperti pohon tumbang dan genangan air yang merendam ribuan rumah warga.
Sejak Kamis, 6 Juli 2023, tercatat beberapa kejadian pohon tumbang di berbagai wilayah Kabupaten Jembrana. Salah satunya terjadi di Jalan Pulau Irian, Desa Budeng, dan juga di Jalan Denpasar-Gilimanuk, Desa Kaliakah, tepatnya di MIN 5 Jembrana. Pohon-pohon yang tumbang tersebut menimbulkan kerusakan dan menghambat akses jalan di sekitarnya.
Namun, kejadian yang paling merugikan masyarakat adalah banjir yang melanda beberapa wilayah Kabupaten Jembrana pada Jumat, 7 Juli 2023. Intensitas hujan yang tinggi mengakibatkan genangan air yang membanjiri ribuan rumah warga. Tim Tanggap Darurat Bencana (TRC) dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jembrana telah melakukan pemantauan dan memberikan laporan terkini.
Salah satu wilayah yang terdampak adalah Kelurahan Banjar Tengah, Kecamatan Negara. Genangan air setinggi lutut orang dewasa merendam beberapa wilayah di sana. Intensitas hujan yang tinggi sejak kemarin sore menjadi penyebab utama banjir ini. Tim TRC II BPBD Kabupaten Jembrana telah melakukan pemantauan dan melaporkan bahwa genangan air sudah mulai surut.
Selain itu, Jalan Ngurah Rai, Dauhwaru juga tergenang air akibat intensitas hujan yang tinggi. Satu rumah warga dilaporkan terendam dengan genangan air setinggi lutut orang dewasa. Tim TRC BPBD Kabupaten Jembrana mencatat bahwa air di lokasi sudah mulai surut.
Desa Pengambengan, Kecamatan Negara, juga mengalami banjir yang mengakibatkan beberapa rumah terendam dengan genangan air setinggi lutut orang dewasa. Pemantauan di sekitar Sirkuit All In One menunjukkan kondisi yang serupa.
Di Desa Kaliakah, banjir terjadi karena meluapnya air sungai Kaliakah, khususnya di wilayah STIT. Sekitar 50 rumah dilaporkan terendam dengan ketinggian air setinggi pinggang orang dewasa. Tim TRC BPBD Kabupaten Jembrana telah melakukan pengecekan dan menyarankan agar masyarakat tetap tinggal di tempat sampai air surut. Tim juga sedang membersihkan saluran air di pintu DAM Kaliakah yang terhambat oleh rumpun ranting.
Wilayah lain yang terdampak banjir antara lain Banjar Adat Awen Lelateng, Desa Lelateng, yang menyebabkan tujuh kepala keluarga terkena dampak dengan genangan air setinggi lutut orang dewasa. BPBD Jembrana telah mengirim tim TRC untuk melakukan pertolongan cepat.
Selain itu, terjadi kejadian pohon kelapa tumbang yang menimpa kabel listrik di Jalan Munduk Kemoning, Kecamatan Jembrana. Tim TRC sedang menuju lokasi untuk menangani situasi tersebut.
Dalam beberapa lokasi lain seperti Jalan Ngurah Rai, Negara, Kantor Grapari Telkomsel, dan beberapa lingkungan di Kelurahan Pendem, juga terjadi genangan air akibat intensitas hujan yang tinggi. Namun, air tidak sampai masuk ke dalam rumah atau ruko.
Dampak banjir ini juga dirasakan di Desa Baluk, terutama di sebelah barat TK Negeri Negara, di mana persawahan terendam akibat hujan yang terus menerus sejak kemarin sore.
Hingga saat ini, tidak ada laporan mengenai korban jiwa akibat bencana banjir ini. Namun, kerugian materi sangat signifikan, seperti kerusakan lahan pertanian dan peralatan rumah tangga. Masyarakat yang terdampak juga membutuhkan layanan kebutuhan dasar, tenda pengungsian, dan obat-obatan.
"Untuk menangani situasi ini, kami BPBD Jembrana telah mengambil beberapa langkah tindakan. Seperti asesmen, penanganan, dan monitoring ke lokasi kejadian. Bantuan sembako telah diberikan kepada warga yang terisolir di Lingkungan Awen, Kelurahan Lelateng. Tenda pengungsian didirikan di Kantor Desa Pengambengan, sementara tandon air bersih juga disiapkan untuk kebutuhan warga di Desa Pengambengan dan sekitarnya," ujar Kepala BPBD Jembrana Agus Artana.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6005 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4685 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2663 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2326 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2241 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan