Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 9 Agustus 2026
Bantu Penyelamatan Penumpang Kapal Terbakar, Nelayan Dihadiahi Pas Kecil Gratis
bbn/ilustrasi nelayan/Bantu Penyelamatan Penumpang Kapal Terbakar, Nelayan Dihadiahi Pas Kecil Gratis.
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Nelayan yang terlibat dalam proses penyelamatan penumpang kapal Mutiara Timur yang terbakar di perairan Bunutan, Karangasem beberapa waktu lalu akan diberikan Pas Kecil secara gratis.
Pemberian Pas Kecil tersebut sebagai bentuk ucapan terimakasih dan apresiasi dari KSOP Padangbai karena para nelayan telah dengan sigap turut membantu proses evakuasi dan penyelamatan ratusan penumpang dari atas kapal yang terbakar.
Kepala KSOP Pelabuhan Padangbai, Ni Luh Putu Eka Suyasmin kepada awak media Rabu (30/11/2022) mengatakan, Pas Kecil merupakan Surat Tanda Kebangsaan Kapal yang diperuntukan untuk kapal dengan tonase kotor kurang dari GT 7. Dimana sebagian besar kapal yang masuk ke dalam klasifikasi tersebut merupakan kapal - kapal tradisional dan kapal nelayan.
"Pas Kecil ini hampir sama dengan BPKB pada kendaraan bermotor, sesuai dengan SE Nomor 32/PK/DK/2021, Pas Kecil merupakan bukti kepemilikan kapal atau perahu jukung yang sudah terdaftar dan ada surat kepemilikannya. Saat ini kita masih minta nelayan untuk melengkapi persyaratannya," ujar Suyasmin.
Dengan memiliki Pas Kecil tersebut, fungsinya juga sama dengan BPKB motor, seandainya nelayan membutuhkan pinjaman modal usaha, maka Pas Kecil ini bisa dijadikan sebagai jaminan untuk memperoleh kredit ke Bank.
"Untuk di Desa Bunutan dan Amed, ada sebayak 150 nelayan diberikan formulir Pas Kecil. Setelah form itu diisi, petugas KSOP kemudian akan melakukan pengukuran jukung, jenis mesin yang digunakan, kapasitas hingga menentukan nama lambung perahu jukung tersebut," ungkapnya.
Selain bisa dijadikan jaminan, beberapa keuntungan juga didapatkan oleh nelayan, seperti misalnya perahu sudah terdata di Kementrian Perhubungan sehingga apabila terjadi sesuatu maka perahu akan mudah teridentifikasi disamping juga untuk proses pendataan jumlah perahu nelayan.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4408 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 1829 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1503 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 989 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 924 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun