Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 11 Juni 2026
Banyak Proyek Pemerintah dan Pura, Harga Bata Tulikup Naik Dua Kali Lipat
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Harga batu bata di Desa Tulikup, Kecamatan Gianyar terus melambung tinggi. Itu disebabkan karena permintaan terlalu banyak, karena banyak proyek pemerintah menggunakan bata Tulikup. Harga bata Tulikup kini naik dua kali lipat, mencapai Rp6 juta per seribu keping.
Pengusaha batu bata asal Desa Tulikup Kelod, Nyoman Sukara, menyatakan banyak proyek pemerintah termasuk pura kembali ornamen Bali berupa bata dan paras. "Permintaan naik sekitar 4 bulan yang lalu," ujar dia.
Sebelum naik harga bata biasa hanya Rp 3,5 juta per seribu keping. Kini melonjak Rp 6 juta per seribu keping.
"Kenaikan hampir 100 persen. Ini berkah bagi pedagang bata. Ini disebabkan kebijakan pemerintah," jelas dia.
Lebih lanjut dikatakan, di Desa Tulikup hidup berkat adanya bata ini. Dia memperkirakan harga bata ini bisa naik dalam jangka waktu yang lama.
"Itu tergantung permintaan, kalau stop ya menurun. Sekarang sedang ramai," ujar dia.
Dia berharap kepada pemerintah agar terus menjaga harga bata stabil.
"Kami harap agar pemerintah yang mau rombak bangunan diharapkan pakai produk lokal. Jangan pakai paras Palimanan, pakailah bata Tulikup," ujar dia.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/bli
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli