Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 4 November 2026
Banyak Proyek Pemerintah dan Pura, Harga Bata Tulikup Naik Dua Kali Lipat
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Harga batu bata di Desa Tulikup, Kecamatan Gianyar terus melambung tinggi. Itu disebabkan karena permintaan terlalu banyak, karena banyak proyek pemerintah menggunakan bata Tulikup. Harga bata Tulikup kini naik dua kali lipat, mencapai Rp6 juta per seribu keping.
Pengusaha batu bata asal Desa Tulikup Kelod, Nyoman Sukara, menyatakan banyak proyek pemerintah termasuk pura kembali ornamen Bali berupa bata dan paras. "Permintaan naik sekitar 4 bulan yang lalu," ujar dia.
Sebelum naik harga bata biasa hanya Rp 3,5 juta per seribu keping. Kini melonjak Rp 6 juta per seribu keping.
"Kenaikan hampir 100 persen. Ini berkah bagi pedagang bata. Ini disebabkan kebijakan pemerintah," jelas dia.
Lebih lanjut dikatakan, di Desa Tulikup hidup berkat adanya bata ini. Dia memperkirakan harga bata ini bisa naik dalam jangka waktu yang lama.
"Itu tergantung permintaan, kalau stop ya menurun. Sekarang sedang ramai," ujar dia.
Dia berharap kepada pemerintah agar terus menjaga harga bata stabil.
"Kami harap agar pemerintah yang mau rombak bangunan diharapkan pakai produk lokal. Jangan pakai paras Palimanan, pakailah bata Tulikup," ujar dia.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/bli
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 581 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 451 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan