Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Bawasda Rekomendasi Sanksi Perbekel Melaya
Melaya
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Kasus penggelapan Alokasi Dana Desa (ADD) oleh Perbekel Desa Melaya, I Wayan Sudarma, menuai sorotan tegas. Tidak tanggung-tanggung, hasil pemeriksaan Bawasda yang turun untuk menulusuri masalah tersebut telah mencetuskan keputusan final untuk memberi sanksi tegas terhadapnya.
Kepala Bawasda Jembrana, IGP Sudhiarsa, yang dikonfirmasi Kamis (30/8), mengaku pihaknya telah mengeluarkan rekomendasi terkait penyimpangan penggunaan ADD Melaya sebesar Rp 25 juta yang dilakukan Sudarma.Laporan kasus ini, kata Sudhiarsa, sebelumnya telah sampai ke meja bupati. Atas perintah bupati, Bawasda kemudian melakukan penelusuran kasus untuk mencari bukti dan kebenaran laporan itu.
" Berdasarkan hasil penelusuran yang telah dilakukan, kami memberikan rekomendasi untuk mengenakan sanksi tegas kepada perbekel yang bersangkutan. Pemeriksaan sudah selesai dan hasilnya sudah kami kirimkan kepada Bupati selaku pengambilan keputusan atas kasus yang terjadi, †jelasnya.
Bagi Sudhiarsa, kasus penggelapan yang dilakukan Perbekel Melaya di akhir masa jabatannya tersebut merupakan suatu tindakan yang tidak dapat ditolerir lagi.Meskipun Sudarma telah berjanji akan mengembalikan uang yang digunakannya untuk kepentingan pribadi pada Agustus ini, Sudhiarsa tetap mengecam kelakuannya.
“ ADD di masing-masing desa ‘kan sudah ada posnya masing-masing. Itu digunakan untuk membangun dan memajukan desa yang dipimpin masing-masing perbekel. Apapun alasannya, hal ini tidak boleh dilakukan. Dana yang digunakan tanpa sesuai prosedur, jelas tindakan yang telah menyimpang. Bagaimananpun juga, dia harus mendapat teguran dan disertai sanksi yang keras,†tegasnya.
Meskipun rekomendasi sanksi terhadap Sudarma sudah dikeluarkan Bawasda, sayangnya Sudhiarsa tidak memberikan penjelasan secara rinci mengenai sanksi yang telah direkomendasikannya.
Selain dikenakan sanksi administratif, kemungkina besar ia juga akan diberikan sanksi lain atau diproses secara hukum.“ Kalau masalah ini sampai ke tindak pidana, kami tidak memiliki wewenang sama sekali. Fungsi Bawasda hanyalah sebatas melakukan pemeriksaan terkait kebenaraan akan sebuah kasus.
Selanjutnya, kasus ini akan dilimpahkan kepada atasan kami selaku pengambil keputusan, †ujar Sudhiarsa.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3878 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2441 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2011 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1935 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1793 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun