Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 10 Mei 2026
Bea Cukai Sita Ribuan Botol Miras Cukai Palsu
BERITABALI.COM, BADUNG.
Jajaran petugas Bea dan Cukai Bandara Ngurah Rai, menyita ribuan botol miras impor yang menggunakan cukai palsu dari sebuah gudang penimbunan. Akibat penimbunan itu, negara dirugikan Rp 8,7 miliar.
Kepala KPPBC Ngurah Rai Bambang Wahyudi, Selasa (21/4) kepada awak media mengatakan, terungkapnya ribuan miras bodong ini pada bulan April 2009 lalu.“Kita menerima informasi ada penimbunan miras import illegal, disertai cukai palsu,” bebernya.
Petugas Bea dan Cukai melakukan penyelidikan dan menemukan mobil pick up Mitsubishi TI 20 SS warna hitam dengan sepuluh karton miras import berbagai merk. Setelah diselidiki, ribuan botol miras itu kepunyaan seorang pengusaha berinisial KS.“Kita juga menemukan gudang tempat penimbunan miras impor,”jelasnya.
Dijelaskan Bambang, dari gudang tersebut, petugas menemukan 519 karton miras yang berisi 5.555 botol serta 29 boks miras dan 59 keping pita cukai yang diduga palsu.
Hasil pemeriksaan KS, dia mengaku miras diperoleh dari seseorang berinisial CS yang berada di Jakarta dan RB yang berdomisili di Surabaya. Untuk kepingan pita diperoleh dari YD asal Surabaya. Akibat ulah KS, negara dirugikan sekitar Rp 8,7 miliar.
Berdasarkan UU Nomor 39 tahun 2007 tentang cukai, KS terancam hukuman maksimal 8 tahun penjara dan denda maksimal 20 kali nilai cukai.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 918 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 767 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 581 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 546 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik