Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 11 Juni 2026
Begini Evakuasi Jasad Membusuk di Tebing Pantai Nyang-Nyang
BERITABALI.COM, BADUNG.
Penemuan mayat membusuk di tebing Pantai Nyang-Nyang Banjar Karang Boma Desa Pecatu Kuta Selatan, pada Kamis 23 Desember 2021 siang mengejutkan masyarakat setempat.
Tim Basarnas Bali yang menerima informasi tersebut segera melakukan evakuasi terhadap jenazah yang sulit dikenali tersebut.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali) Gede Darmada mengatakan pihaknya menerima informasi mayat membusuk dari warga setempat.
"Kami tadi terima laporannya jam 10.35 WITA dari Bapak Subena yang merupakan warga setempat," terang Gede Darmada.
Dijelaskan awal kronologisnya, sekitar pukul 10.30 WITA ada warga yang mencurigai bau busuk menyengat. Ketika ditelusuri ternyata terlihat tubuh yang sudah membusuk. Dari laporannya dikatakan jenazah sudah tidak bisa dikenali dan posisinya ada di tebing, sehingga diperlukan bantuan untuk mengevakuasi.
"Korban berada di bagian tebing sedalam kira-kira 20 meter, dilihat dari kondisi jenazahnya yang nyaris terlihat bagian tulang tubuhnya, diperkirakan sudah meninggal berhari-hari," ungkapnya.
Basarnas Bali memberangkatkan 10 orang rescuer menuju lokasi. Setibanya di lokasi tim berkoordinasi terlebih dahulu dengan Babinkamtibmas Pecatu, Buser Kuta Selatan, serta perangkat Desa Pecatu.
Dua orang personel dan warga menuruni tebing dengan pengaman tali, dilanjutkan kira-kira 100 meter menyusuri jalan setapak yang sempit di pinggiran tebing.
Akhirnya tim SAR gabungan bersama warga mengevakuasi jenazah kurang lebih pukul 11.59 WITA, dan dibawa menuju RS Sanglah menggunakan mobil ambulans.
Selama proses evakuasi turut melibatkan unsur SAR dari Basarnas Bali, Polsek Kuta Selatan, Polisi Pos Ungasan, Babinkamtibnas Unggasan, Babinsa Ungasan, Potensi SAR NU Peduli dan masyarakat setempat.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli