Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 5 Agustus 2026
Bekas Jenderal Kroasia Minum Racun di Pengadilan
Jumat, 1 Desember 2017,
07:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Slobodan Praljak, seorang penjahat kriminal tewas menenggak racun di pengadilan Tribunal Internasional di The Hague, setelah dijatuhi hukuman penjara 20 tahun.
The New York Times mengabarkan Rabu (29/11/2017), Slobodan Praljak yang diadili bersama enam tertuduh lain itu, adalah bekas komandan Kroasia Bosnia yang dicap sebagai kriminal perang, dalam perang Bosnia 1992-1995. Setelah dijatuhi hukuman 20 tahun, Slobodan Praljak menolak keputusan hakim.
[pilihan-redaksi]
Sambil berdiri bekas jenderal berusia 72 tahun itu berseru, "Slobodan Praljak bukan kriminal perang," katanya dalam bahasa Kroasia. "Saya menolak keputusan anda," katanya. Bekas perwira tinggi bertubuh jangkung itu kemudian mengambil botol kecil dan menenggak isinya. "Saya minum racun!" katanya tanpa ekspresi.
Slobodan Praljak dibawa ke luar dari ruang pengadilan dan persidangan ditunda, sementara petugas mengambil botol dari tangannya. Bekas jenderal itu dibawa ke rumah sakit terdekat, namun jiwanya tak tertolong.
"Pak Slobodan Praljak menenggak cairan saat berada di ruang sidang, dan segera merasa sakit," kata Nenad Golcevski, juru bicara tribunal internasional. Ruang sidang pun dinyatakan sebagai tempat kejadian perkara, TKP dan upaya penyelidikan dilakukan sebuah tim independen.
Sebelum perang Bosnia meletus, Slobodan Praljak dikenal sebagai direktur sebuah gedung teater, penulis naskah dan sutradara film. Praljak bergabung menjadi perwira senior pada Angkatan Bersenjata Kroasia pada 1991. Slobodan Praljak kelak diangkat sebagai komandan angkatan perang Kroasia di Bosnia.
Slobodan Praljak menjadi tokoh kunci selama pengepungan dan pengeboman berbagai etnis yang tinggal di Kota Mostar. Aksi pengepungan itu dikenal sebagai aksi militer tentara Kroasia selama perang Bosnia, termasuk juga penghancuran jembatan Kota Mostar. Selain menjadi komandan, Slobodan Praljak berperan pula sebagai penghubung bagi para pemimpin politik dan militer di Kroasia serta jajaran angkatan bersenjata di Bosnia. [bbn/idc/wrt]
Berita Premium
Reporter: bbn/dps
Berita Terpopuler
01
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1028 Kali
02
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 890 Kali
03
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 815 Kali
04
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 523 Kali
05
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 406 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026