Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Sabtu, 26 September 2026
Belum Terdaftar, Oknum SMSI Jangan Catut Nama Dewan Pers
Jumat, 11 Agustus 2017,
20:50 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Anggota Dewan Pers Bidang Hukum Jimmy Silalahi menegaskan, Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) belum terdaftar di Dewan Pers. Oleh karena itu, oknum di SMSI tidak boleh membawa bawa nama Dewan Pers untuk kepentingan diri dan kelompoknya, dengan tujuan politis maupun ekonomi.
Demikian dikatakan Jimmy Silalahi saat diminta konfirmasinya soal keberadaan SMSI di tengah tengah acara Focus group Discution tentang kemerdekaan pers di Haris Hotel Denpasar, Jumat (11/8).
"Jika ada oknum SMSI yang membawa-bawa nama Dewan Pers atau mengatasnamakan Dewan Pers untuk tujuan politis dan ekonomi, jelas itu merugikan pihak Dewan Pers. Oknum tersebut bisa dikategorikan menyebar berita bohong dan upaya menipu instansi pemerintah," katanya.
Dalam kasus seperti ini, Jimmy berharap pihak yang merasa dirugikan bisa melaporkan oknum tersebut ke Dewan Pers. Ini penting dilakukan dalam proses edukasi pers ke depan.
Dikatakannya, sampai saat ini laporan yang masuk ke Dewan Pers ada seribuan. Dan hampir setiap hari ada laporan yang diadukan ke Dewan Pers.
"Laporan tersebut lebih didominasi atas kesalahan pembuatan berita dan pelanggaran kode etik jurnalistik,"jelasnya.
Kedepan, lanjut Jimmy Silalahi, setiap organisasi perusahaan pers dan pengusaha pers harus mengikuti ketentuan Dewan Pers.
Ibarat membangun rumah, pondasinya harus kuat, ada temboknya dan dibuatkan atapnya. Begitu juga dalam membuat perusahaan pers, maka perusahaan tersebut harus memiliki badan hukum. Sehingga jika ada permasalah, Dewan Pers bisa membantunya dari sisi hukum.
"Bagaimana Dewan Pers bisa membantunya secara hukum, sementara perusahaan pers tersebut tidak berbadan hukum," kata Jimmy Silalahi.
Ke depan, tantangan Dewan Pers akan semakin berat. Terlebih sekarang telah terjadi perubahan pandangan masyarakat dari media cetak ke media digital. Untuk hal ini, Dewan Pers sudah mengantisipasi perkembangan media digital online sebagai media yang banyak diakses oleh masyarakat. Dewan Pers, katanya telah mengapresiasi perkembangan media online atau cyber di Indonesia.
Sementara itu, Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Ikatan Wartawan Online (IWO) Bali, I Nyoman Sutiawan mengatakan, para pengusaha media online di Bali perlu berhati hati dan cermat menyikapi setiap pernyataan yang tidak ada dasar hukumnya. [bbn/rls/psk]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8448 Kali
02
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5806 Kali
03
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3632 Kali
04
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2460 Kali
05
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026