Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 4 Agustus 2026
Bentrok Polisi dengan Anggota Geng Pecah, 26 Orang Tewas
BERITABALI.COM, DUNIA.
Aparat keamanan di Venezuela tengah berjibaku memberantas komplotan geng di negara itu. Terkini, bentrok pasukan keamanan dengan sejumlah kelompok geng pecah di Ibu Kota Caracas.
Cerita miris memang menjadi kabar yang kerap tersiar dari salah satu negara di Amerika Latin itu. Sebelum dihantam pandemi corona, Venezuela telah dilanda krisis berkepanjangan. Padahal Venezuela dikenal sebagai salah satu negara yang kaya akan minyak.
Gizi buruk, kemiskinan, pemadaman listrik hingga warga yang berebut sembako, memantik krisis sosial berujung banyaknya aksi geng, khususnya di titik-titik wilayah miskin di Venezuela.
Melansir laman VOA Indonesia, Minggu (11/7/2021), pemerintah Venezuela mengatakan, Sabtu (10/7/2021), sedikitnya 26 orang tewas dalam hampir dua hari bentrokan antara pasukan keamanan Venezuela dan geng-geng yang mengontrol beberapa permukiman miskin di Caracas.
Menteri Dalam Negeri Carmen Melendez mengatakan diperkirakan 22 anggota geng dan empat polisi tewas.
Dia mengatakan beberapa warga sipil tewas dan 28 terluka. Delapan belas di antaranya orang-orang yang sedang berada di jalan.
Baku tembak pecah pada Rabu (7/7/2021) malam waktu setempat, mengakibatkan orang-orang lari menyelamatkan diri dari rumah mereka.
Bentrokan itu melibatkan penggunaan senapan berkekuatan tinggi, peluru pelacak, granat dan drone yang memungkinkan para anggota geng mengetahui posisi pasukan keamanan.
Sebanyak 2.500 petugas keamanan diterjunkan untuk merebut sebuah barrio atau permukiman kumuh, bernama Cota 905. Pihak berwenang menawarkan imbalan $500 ribu atau lebih dari Rp7 miliar atas informasi yang bisa membantu menangkap bos geng yang mengelola barrio itu.
Polisi menyita 24.000 amunisi, tiga peluncur roket, lima senapan, empat senapan mesin dan beberapa pistol.
"Kami menyita persenjataan militer untuk perang," kata Melendez.
Pada Juni, bentrokan -bentrokan serupa menewaskan sedikitnya tiga orang termasuk seorang perawat yang tewas terkena tembakan peluru nyasar.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 710 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 650 Kali
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 380 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 328 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun