Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Berkali-kali Manfaatkan JKN, Dayu: Layanannya Selalu Memuaskan
BERITABALI.COM, BANGLI.
Setelah cukup sering merasakan layanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), membuat Ida Ayu Gede Anggarawati (41) ingin membagi pengalaman positifnya kepada masyarakat dalam hal kemudahan layanan yang ia dapatkan.
Ibu lima anak asal Bangli ini sudah berulang kali merasa puas atas jaminan kesehatan yang ia terima. Terakhir adalah pada saat melakukan operasi pengangkatan tumor pada bagian perutnya di Rumah Sakit Umum Bangli Medica Canti (BMC) Bangli, Senin (17/06).
“Terima kasih JKN yang telah sering membantu saya. Saya selalu merasa puas atas layanan yang saya rasakan. Saya tahu berapa biaya yang seharusnya saya habiskan jika saya menjadi pasien umum, apalagi terhadap operasi yang baru saja saya jalani karena tumor pada bagian ovarium,” ungkapnya pada Kamis (20/06).
Ia menceritakan jika iya telah memanfaatkan Program JKN untuk operasi caesar sebanyak empat kali, tiga kali untuk melahirkan anaknya dan sekali untuk operasi tumornya. Sedari awal menjalani operasi tersebut, ia mengaku sama sekali tidak mengalami kendala, sebagai salah satu pekerja yang juga bergerak pada bidang pelayanan masyarakat, Dayu mengaku prosedur layanan dari JKN sangat baik dan mudah. Ingatannya begitu jelas bagaimana sedari awal ia mengakses layanan di fasilitas kesehatan.
Dayu kembali menceritakan awal mula ia memeriksakan diri ke dokter keluarga tempatnya terdaftar. Saat itu ia merasakan nyeri yang luar biasa pada perutnya. Rasa sakit tersebut terjadi tiba-tiba tanpa ada tanda-tanda sebelumnya. Dokter bahkan kaget ketika melakukan skrining dan pemeriksaan fisik karena ciri-cirinya seperti saat ia hamil yaitu sering muntah, perutnya membesar dan terasa seperti kepala janin pada perutnya. Namun ia membantah hal tersebut karena ia telah disteril tujuh tahun yang lalu. Dayu kemudian dirujuk ke rumah sakit.
“Begitu sampai di rumah sakit, saya hanya dimintai kartu saja. Kemudian saya langsung diarahkan ke poli kandungan untuk menjalani serangkaian pemeriksaan. Prosesnya begitu cepat tanpa berbelit-belit, kemudian dokter yang melakukan pemeriksaan USG dan hasil pemeriksaan menunjukkan jika terdapat tumor pada bagian kanan perut saya,” ucapnya.
Dokter menjelaskan jika tumor tersebut tergolong jinak, hanya saja ia tetap disarankan operasi agar ia tidak merasakan nyeri lagi. Dengan mantap Dayu menyepakati saran dokter tersebut, namun meminta jadwal disesuaikan dengan kesediaan waktunya. Setelah konsultasi dengan keluarganya, ia kemudian berkoordinasi kembali dengan pihak rumah sakit untuk meminta jadwal pada lima hari berikutnya. Pihak rumah sakit pun setuju dan operasi dilakukan sesuai jadwal.
Dayu menjalani rawat inap selama tiga hari. Pada saat diperbolehkan pulang, ia selalu mengecek administrasi pembayaran untuk mengetahui berapa besar biaya yang dihabiskan. Hal tersebutlah yang membuatnya selalu mengapresiasi Program JKN. Menurutnya jika tidak memiliki JKN maka akan kesulitan dalam hal biaya pengobatan.
“Saya benar-benar bersyukur sudah dilayani dengan baik seperti ini. Jika pun ada kekurangan sebenarnya dapat dimaklumi karena tidak ada yang sempurna dan tentunya dapat semakin diperbaiki. Namun poin pentingnya menggunakan Program JKN menurut saya adalah tidak ada dikenakan biaya sepeserpun jika kita telah sesuai dengan prosedur yang berlaku,” ucapnya.
Sebagai peserta JKN dari segmen Pekerja Penerima Upah (PPU), Dayu terdaftar sebagai peserta kelas 2, selama mengakses layanan menggunakan JKN, ia selalu menggunakan JKN sesuai hak kelasnya. Hal tersebut membuatnya tidak pernah dikenakan biaya tambahan.
Editor: Redaksi
Reporter: BPJS Klungkung
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5858 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4605 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2576 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2214 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2198 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan